Pengamanan Pemilu Jatim Disiagakan 1.113 Personel dari Tim Gabungan

M. Khaesar Januar Utomo

Senin, 15 April 2019 - 10:39

JATIMNET.COM, Surabaya – Sebanyak 1.113 personel yang terdiri atas kepolisian dan TNI akan diberangkatkan ke beberapa daerah untuk mengamankan pelaksanaan Pemilu, Rabu 17 April 2019. Pasukan ini akan diterjunkan di beberapa daerah yang dinilai memiliki potensi ricuh seperti Madura, Mataraman dan Tapal Kuda.

Kepala Kepolisian Daerah Jatim, Inspektur Jenderal Luki Hermawan mengatakan beberapa daerah yang rawan konflik saat pemilu di antaranya Ngawi (Mataraman), Jember (Tapal Kuda), Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep (Madura).

“Pengiriman pasukan ini setelah beberapa polres meminta bantuan pasukan untuk pengamanan. Pengiriman ini kami sesuaikan dengan tingkat kerawanan pada Pemilu 2019,” kata Luki Hermawan selepas apel, Senin, 15 April 2019.

BACA JUGA: Lima Ribu Personel Amankan Pemilu di Kabupaten Probolinggo

Dia menambahkan nantinya pasukan yang terdiri atas Sabhara dan Brimob ini akan disebar di sejumlah TPS di beberapa kota/kabupaten yang dinilai rawan konflik.

“Soal mekanismenya, seperti jumlah dan dan skema penempatan, akan kami lakukan melihat kondisi di lapangan,” lanjut Luki.

Sementara itu, Panglima Kodam V Brawijaya Mayor Jenderal Wisnoe Prasetja Boedi yang turut hadir, mengatakan jika anggota TNI hanya membantu kepolisian dalam melakukan pengamanan.

BACA JUGA: Kapolda Jatim Tambah Personel Pengamanan Laga Final Piala Presiden

“Kami mengirim bantuan sekitar 17.650 personel dari tiga matra, yakni Angkatan Darat, Laut dan Udara. Pasukan ini sudah disiagakan sejak awal,” jelasnya.

Wisnoe mengatakan anggota TNI sudah siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan bantuan untuk pengamanan Pemilu 2019 di Jawa Timur. Menurutnya, Kodam V/ Brawijaya telah berkoordinasi dengan kodim yang siap on call jika sewaktu-waktu membutuhkan pasukan pengamanan.

Baca Juga

loading...