JATIMNET.COM, Surabaya - Khoirul Anam (23) warga Jalan Tambak Wedi tidak bisa berkutik saat dibekuk oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Anam merupakan pencuri spesialis rumah kosong yang meresahkan warga Surabaya dan menjadi buruan petugas selama setahun terakhir.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti mengatakan pelaku ditangkap berdasarkan rekaman CCTV tempat pelaku melakukan aksi di Lebak Jaya, Surabaya pada 11 Januari 2019. Pelaku sudah beraksi di berbagai tempat di Surabaya dengan menyasar rumah kosong.

"Sudah puluhan Tempat Kejadian Perkara (TKP) rumah kosong yang jadi sasaran pelaku,” kata Bima Sakti, Senin 11 Februari 2019.

BACA JUGA: Spesialis Pencuri Aki Truk di Rest Area Tol Diringkus

Beberapa TKP yang menjadi sasaran Anam di antaranya 8 kali di wilayah Sukolilo, 4 kali di wilayah Mulyorejo, 3 kali di wilayah Gubeng, 2 kali di wilayah Tambaksari, 4 kali di wilayah Kenjeran dan 2 kali di wilayah Simokerto. 

Selama ini pelaku beraksi dengan temannya berinisial HR, namun rekan pelaku ini belum berhasil ditangkap dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dari interogasi Anam, pelaku HR berperan sebagai eksekutor pencurian motor di kawasan perumahan maupun di rumah kos yang sepi. Sementara pelaku KA sebagai joki yang membawa lari motor. "Saat ini kami masih mengejar rekan pelaku," bebernya.

BACA JUGA: Narkoba dan Pencurian Dominasi Kasus di Kejari Tanjung Perak

Aksi pelaku berhasil diketahui setelah kedapatan mencuri di rumah kos Jalan Lebak Jaya, Surabaya pada 11 Januari 2019. Saat melakukan aksinya, pelaku KA dan HR terekam CCTV rumah kos ini yang membuat pemilik kendaraan bermotor melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Surabaya.

“Dari rekaman CCTV itu kita mulai identifikasi pelakunya dan berhasil menangkap Khoirul Anam," ucap Bima.

Bima menambahkan, Khoirul Anam ini sudah beraksi sejak 2018 dengan menyasar rumah kosong. “selama itu semua motor hasil pencurian biasanya dijual ke penadah berinisial JN di Madura. Setiap unit motor dijual Rp 3 juta, dan dibagi Rp 1,5 juta,” ucapnya.

BACA JUGA: Polrestabes Surabaya Soroti Tingginya Peredaran Narkoba

Sementara barang bukti yang diamankan Polisi, yakni satu buah STNK dan sepeda motor merek Honda Beat warna putih Nopol L 6988 SX, satu unit sepeda motor CBR warna hitam Nopol L 6112 UB, sabu buah helem, dan bukti rekaman CCTV.

Pelaku dijerat ancaman pidana Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.