Logo

Pemuda Surabaya Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Brutal, Pelaku Utama Belum Ditangkap

Reporter:,Editor:

Kamis, 04 June 2026 03:09 UTC

Pemuda Surabaya Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Brutal, Pelaku Utama Belum Ditangkap

Natalia (kiri) menunjukkan laporan polisi setelah kasus pengeroyokan yang dialami Louis Prasetya (kanan) yang merupakan adiknya, Kamis, 4 Juni 2026. Foto: Januar

JATIMNET.COM, Surabaya – Seorang pemuda bernama Louis Prasetya (22) menjadi korban dugaan pengeroyokan yang dilakukan sekelompok orang di kawasan pergudangan PT Agrimax, Jalan Tanjungsari, Surabaya, Sabtu, 30 Mei 2026. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka fisik dan trauma psikologis.

Kasus itu kini ditangani Polsek Sukomanunggal. Polisi telah mengamankan satu orang tersangka, sementara pelaku utama dan sejumlah terduga pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Akhyar membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat.

"Laporan tercatat dengan nomor TBL/18/VI/2026/SPKT/Polsek Sukomanunggal/Polrestabes Surabaya/Polda Jatim atas nama pelapor Louis Prasetya. Setelah dilakukan olah TKP, kami telah mengamankan satu orang tersangka pengeroyokan dan saat ini masih melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap tersangka lainnya," ujar Kompol Akhyar.

BACA: Viral Penganiayaan Istri di Sambikerep Surabaya, Pelaku Diamankan Polisi 

Peristiwa itu menjadi perhatian setelah rekaman CCTV di lokasi kejadian memperlihatkan dugaan aksi pengeroyokan secara bersama-sama terhadap korban. Dalam rekaman tersebut, korban diduga menjadi sasaran pukulan, dibanting, hingga dikerumuni sejumlah orang.

Kakak korban, Natalia, mengatakan adiknya tidak memiliki persoalan langsung dengan para pelaku. Menurutnya, Louis diduga menjadi sasaran pelampiasan kemarahan akibat persoalan yang sebelumnya melibatkan dirinya dengan seorang pria bernama Yusuf alias Haji Yus.

"Adik saya tidak tahu apa-apa soal masalah ini. Tetapi justru dia yang menjadi korban pengeroyokan," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, Louis mengalami luka di bagian wajah, kepala, bahu, dan kaki. Korban juga mengalami memar di sejumlah bagian tubuh serta trauma yang masih dirasakan hingga kini.

BACA: Keluarga Korban Pengeroyokan di Surabaya Mengaku Alami Intimidasi 

Selain menunggu perkembangan proses hukum, keluarga korban mengaku masih merasa khawatir setelah muncul dugaan intimidasi pascakejadian. Mereka mengaku ada pihak yang berusaha mencari alamat rumah keluarga korban.

"Kami berharap pelaku utama segera ditangkap. Sampai sekarang keluarga masih merasa terancam karena ada yang mencari alamat rumah kami dan melakukan intimidasi," kata Natalia.

Kuasa hukum korban, Hendra Tedjo, menyebut kondisi psikologis Louis masih terguncang akibat kejadian tersebut. Menurutnya, korban belum dapat kembali beraktivitas normal karena masih mengalami trauma.