Kamis, 04 June 2026 07:30 UTC

Natalia (kiri) menunjukkan laporan polisi setelah kasus pengeroyokan yang dialami Louis Prasetya (kanan) yang merupakan adiknya, Kamis, 4 Juni 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Keluarga Louis Prasetya (22), korban dugaan pengeroyokan di kawasan pergudangan PT Agrimax, Jalan Tanjungsari, Surabaya, mengaku masih mengalami tekanan psikologis setelah peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Mereka menyebut adanya dugaan intimidasi yang muncul setelah kasus tersebut dilaporkan ke kepolisian. Keluarga bahkan mengaku mendapat informasi mengenai pihak yang berusaha mencari alamat rumah mereka.
"Kami berharap pelaku utama segera ditangkap. Sampai sekarang keluarga masih merasa terancam karena ada yang mencari alamat rumah kami dan melakukan intimidasi," kata Natalia, kakak korban.
Menurut Natalia, dampak yang dialami keluarganya tidak hanya berupa kekhawatiran terhadap keamanan, tetapi juga tekanan mental yang masih dirasakan hingga saat ini.
Kuasa hukum korban, Hendra Tedjo, mengatakan kondisi Louis juga belum sepenuhnya pulih. Selain mengalami luka fisik, korban masih merasakan trauma akibat pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh banyak orang.
BACA: Pemuda Surabaya Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Brutal, Pelaku Utama Belum Ditangkap
"Korban masih muda dan harus menghadapi pengeroyokan yang dilakukan oleh banyak orang dewasa. Dampak psikologisnya sangat terasa. Sampai sekarang korban belum bisa bekerja maupun beraktivitas secara normal," ujar Hendra.
Pihak keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku utama agar kasus tersebut segera menemukan titik terang dan memberikan rasa aman bagi korban maupun keluarganya.
Sementara itu, Polsek Sukomanunggal terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Polisi juga telah mengamankan satu orang tersangka.
Kasus ini bermula dari dugaan pengeroyokan yang menimpa Louis Prasetya di kawasan pergudangan PT Agrimax, Jalan Tanjungsari, Surabaya. Rekaman CCTV di lokasi kejadian memperlihatkan korban diduga dipukul, dibanting, hingga dikerumuni oleh sejumlah orang.
BACA: Terekam CCTV, Dua Maling Gondol Sapi Limosin Milik Warga Probolinggo
Kapolsek Sukomanunggal Kompol Akhyar menyatakan penyidik masih memburu pelaku utama dan beberapa terduga pelaku lainnya. Polisi juga telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, dan mengumpulkan berbagai alat bukti untuk mendalami perkara tersebut.
"Laporan tercatat dengan nomor TBL/18/VI/2026/SPKT/Polsek Sukomanunggal/Polrestabes Surabaya/Polda Jatim atas nama pelapor Louis Prasetya. Setelah dilakukan olah TKP, kami telah mengamankan satu orang tersangka pengeroyokan dan saat ini masih melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap tersangka lainnya," ujar Kompol Akhyar.
