Pemprov Siapkan Rp3,5 Miliar Ubah Bakorwil Jadi Job Center

Baehaqi Almutoif

Sabtu, 27 April 2019 - 12:04

JATIMNET.COM, Surabaya - Niatan Pmerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur membangun co-working space di Kantor Badan Kordinator Wilayah (Bakorwil) segera diwujudkan.

Pemprov menyediakan anggaran Rp 3-3,5 milliar untuk mewujudkan pusat pencari kerja di lima Bakorwil.

"Semacam job center untuk anak-anak mileneal, ada anggaran sekitar rata-rata Rp 3-3,5 milliar," ujar Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya Baju Trihaksoro, Sabtu 27 April 2019.

Dana itu, kata dia, diberikan untuk masing-masing Bakorwil di Jember, Pamekasan, Bojonegoro, Malang, dan Madiun. Di tiap Bakorwil, lanjut Baju, dibangun semacam cafe sesuai karakter anak muda atau milenial. Dengan desain yang enak untuk bekerja.

BACA JUGA: Wagub Emil Sarankan Masyarakat Jatim Tekuni Empat Bidang

"Anak-anak muda milenial kan sekarang kerjanya di cafe. Jadi nanti cafe ini juga ada koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain," urainya.

Pemprov merancang cafe ini tidak sekadar tempat nongkrong sembari membahas pekerjaan. Namun juga dilengkapi dengan pelatihan untuk pelajar atau mahasiswa yang baru lulus. Termasuk pemberian sertifikat seperti pada pelaku jasa konstruksi.

Selain itu, menurut Baju, di Bakorwil akan ada juga fasilitas perizinan yang bisa didapatkan oleh pelaku usaha kecil menengah (UKM). Dengan begitu, perizinan tidak usah jauh ke Surabaya lagi.

Saat ini, menurut Baju, tengah dalam tahap proses perencanaan. Selanjutnya secara maraton akan terus dibangun dan ditargetkan selesai Agustus. "Nanti juga ada tempat pusat IT," urainya.

BACA JUGA: Pemprov Jatim Dorong Mahasiswa dan Santri Jadi Pengusaha

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membidik kantor badan kordinator wilayah (Bakorwil) guna merealisasikan program dan janji politik di masa kampanye. Peran Bakorwil di bekas karesidenan bakal dimaksimalkan.

Bakorwil ini bakal dijadikan pusat informasi super koridor. Keberadaan pusat informasi super koridor di Bakorwil ini nanti, lanjutnya, ditujukan guna memperkuat fungsinya serta menjawab masalah milenial dan kebutuhan UMKM.

Maka untuk menunjangnya, dibutuhkan operator yang ditempatkan di Bakorwil. Rencana itu mulai direalisasikan.

Baca Juga

loading...