Pemkot Surabaya Salurkan Dana Bantuan untuk Bencana Banjir

Khoirotul Lathifiyah
Khoirotul Lathifiyah

Sabtu, 9 Maret 2019 - 14:37

JATIMNET.COM, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima dana bantuan sebesar Rp 291.969.000 yang akan disalurkan kepada wilayah terdampak banjir di beberapa wilayah Jawa Timur. Nominal tersebut diperoleh dari masyarakat selama dua hari, 7-8 Maret 2019.

"Posko bantuan korban banjir ini akan kami buka selama satu minggu,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Kota Surabaya dan Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto di Posko Bantuan Balai Kota Surabaya, Sabtu 9 Maret 2019.

Posko bantuan untuk korban bencana banjir ini direncanakan disumbangkan ke Madiun dan Ponorogo. Menurutnya, kebutuhan bantuan tidak dapat diprediksi. Karena itu pihaknya menyarankan kepada masyarakat untuk mendonasikan uang terlebih dahulu. Apalagi saat ini beberapa penyakit mulai bermunculan seperti penyakit kulit, dan diare.

BACA JUGA: 450 Warga Ponorogo Mengungsi Akibat Banjir

“Kami akan backup terkait kebutuhan-kebutuhan di lokasi. Setelah mendapat dana bantuan, kami belanjakan barang sesuai kebutuhan di lokasi bencana,” kata Eddy.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang ingin mendonasikan bantuan, bisa melalui posko-posko yang disediakan Pemkot Surabaya. “Kita mempersilahkan seluruh masyarakat Surabaya yang ingin memberikan bantuan di posko, yang kami tempatkan di Taman Surya (Balai Kota),” kata Eddy.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Kota Surabaya M Fikser menjelaskan, posko tersebut merupakan inisiatif Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Setelah adanya perintah pembentukan posko bantuan korban banjir, Risma mengimbau seluruh Operasional Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya turut membantu.

BACA JUGA: Khofifah Instruksikan Semua OPD Terlibat Tangani Banjir di Jatim

“Spontan dari Bu Wali (yang meminta). Beliau menyumbang, dan seluruh OPD ikut membantu,” ungkap Fikser.

Nantinya uang yang sudah terkumpul akan dibelikan berbagai kebutuhan sesuai dengan kondisi di lapangan. Sebelumnya, sudah dibelanjakan dalam bentuk barang yang dikirim ke Madiun dan Ponorogo senilai Rp 154 juta, yang terdiri atas sarung, pakaian layak pakai, logistik dan kebutuhan lainnya.

Fikser menambahkan selama ini jajaran pemkot memiliki inisiatif untuk membantu jika terjadi bencana alam. Seperti bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Jatim saat ini.

Baca Juga

loading...