Khofifah Instruksikan Semua OPD Terlibat Tangani Banjir di Jatim

Hari Istiawan
Hari Istiawan

Sabtu, 9 Maret 2019 - 11:12

JATIMNET.COM, Surabaya  - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemerintah provinsi terlibat langsung menangani daerah terdampak banjir.

 “Ini sangat penting untuk mempercepat pemulihan,” kata Khofifah, Sabtu 9 Maret 2019.

Menurut Khofifah, OPD di tingkat pemprov harus ikut aktif dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terdampak banjir untuk mempercepat pemulihan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA: Banjir di 17 Daerah Jatim Sebagian Besar Sudah Surut

Pembagiannya, kata dia, yakni Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan BPBD Jatim menangani daerah Pacitan, Madiun, Magetan dan Ngawi.

Daerah Trenggalek dan Nganjuk ditangani oleh Dinas PU SDA dan Dinas ESDM, selanjutnya daerah Tulungagung, Kediri dan Blitar ditangani Dinas Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Perkebunan.

Kemudian, daerah Sidoarjo, Gresik dan Probolinggo menjadi tanggung jawab Dinas Koperasi dan UMKM dan Disperindag, sedangkan daerah Bojonegoro dan Tuban menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan.

BACA JUGA: Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Banjir di Madiun

“Khusus Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, penanganan fasilitas pendidikan dan kesehatan untuk seluruh daerah terdampak banjir atau 15 kabupaten,” ujarnya..

Tidak itu saja, untuk kebutuhan pembagian sembako pada 15 kabupaten terdampak banjir menjadi tanggung jawab BPBD, Dinas Sosial dan Biro Kesejahteraan Sosial.

“Untuk sembako harus diupayakan agar bisa sampai pada masyarakat yang paling terpencil, dan jika tidak dapat diakses oleh transportasi kendaraan maka menggunakan perahu karet dibantu oleh relawan,” katanya.

BACA JUGA: Banjir Madiun Rendam 497 Hektare Lahan Pertanian

Gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut juga berpesan kepada seluruh kepala OPD harus terus berkoordinasi dengannya maupun Wagub Jatim Emil Dardak serta kepala daerah yang wilayahnya terdampak banjir.

“Jangan lupa siapkan solusi penanganannya agar masyarakat dapat segera bangkit dan ekonominya tetap berjalan baik,” kata mantan Menteri Sosial tersebut.

Baca Juga

loading...