JATIMNET.COM, Surabaya – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kondisi terkini terkait banjir yang melanda 17 daerah di Jawa Timur sebagian besar sudah surut total.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan dalam rilisnya, Pusdalops BPBD Jawa Timur hingga kini terus memantau perkembangan penanganan banjir yang dilakukan BPBD.

BACA JUGA: Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Banjir di Madiun

“Di Madiun, sebagian besar wilayah sudah surut, aktivitas warga sudah kembali normal dan genangan air tertinggi 50 sentimeter di titik terendah,” kata Sutopo, Jumat 8 Maret 2019.

Sedangkan di wilayah Nganjuk, genangan air sudah surut total. Sementara di Ngawi genangan air cenderung stabil dengan ketinggian 1 - 1,5 meter serta meluas ke arah kota.

BACA JUGA: Banjir Madiun Rendam 497 Hektare Lahan Pertanian

Di Magetan, wilayah Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo genangan air tertinggi 42 sentimeter dan trennya menurun. Sedangkan di Desa Ngelang genangan air masih 97 sentimeter.

Kemudian di Sidoarjo, genangan air di Desa Candipari dan Wunut serta Jalan Raya Porong sudah surut total. Demikian juga di Kediri, Trenggalek, Pacitan, Blitar, Jember, Banyuwangi dan Tuban yang sudah surut total.

BACA JUGA: Banjir Mulai Surut, Pengungsi di Madiun Pulang ke Rumah

Banjir di Bojonegoro genangannya cenderung stabil dengan ketinggian 70 sentimeter serta meluas ke arah kota.

Di Gresik, genangan setinggi 15 sentimeter masih terjadi di Desa Kesamben Wetan dan tinggi genangan antara 25-30 sentimeter masih merendam Desa Bangeran, Desa Gedong, Desa Bulangan, Kecamatan Dukun.

BACA JUGA: Jatim Darurat Banjir, ACT-MRI Buka Posko dan Lakukan Pendataan

Sementara di Ponorogo, rata-rata genangan air tertinggi 30 sentimeter dengan tren turun. Dan di Lamongan, genangan air setinggi 50 sentimeter masih terjadi di Desa Jangkungsummo.

Dan di Tulungagung, genangan air di Desa Demuk sudah surut total. Tersisa di Desa Waung yang ketinggian air masih 30 sentimeter.