Pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang, Polisi Temukan 30 Bom Molotov

M. Khaesar Januar Utomo

Kamis, 23 Mei 2019 - 20:44

JATIMNET.COM, Surabaya – Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Kepolisian Daerah Jawa Timur menemukan 30 botol bom molotov dalam aksi pembakaran markas Kepolisian Sektor Tambelangan, Sampang.

Puluhan botol bom molotov itu masih utuh dan diduga belum sempat digunakan massa. Selain itu, polisi menemukaan botol berisi bensin yang diduga menjadi bahan membakar kantor.

“Kami menemukan (massa) melempar botol dan bom molotov dari luar pagar. Banyak botol berisi bensin yang tercecer,” kata Kepala Polda Jatim Inspektur Jenderal Luki Hermawan, Kamis 23 Mei 2019.

BACA JUGA: Hoaks 22 Mei Picu Massa Bakar Mapolsek di Sampang

Menurut dia, Mapolsek Tambelangan ludes terbakar dalam peristiwa itu. Tiga unit mobil dan sebelas motor hangus terbakar. “Ada satu mobil warga yang dititipkan di Mapolsek ikut terbakar habis," katanya.

Setelah kasus pembakaran Mapolsek Tambelangan berlangsung pada Rabu malam, Kamis pagi Kapolda bersama Gubernur Jatim dan Panglima Kodam langsung meninjau lokasi. Ia juga berkoordinasi dengan tokoh agama dan masyarakat, serta Forkominda. Ini dilakukan untuk mencegah aksi tak terulang.

Alhamdulillah saya dibantu Ibu Gubernur dan Pangdam telah bertemu tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda di Sampang yang hampir 15 orang datang semuanya dengan Forkopimda untuk bersilaturahmi tentang kejadian tadi malam," katanya.

BACA JUGA: Kantor Polsek Tambelangan Sampang Dibakar Massa

Pembakaran kantor Polsek Tambelangan, Sampang berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB, Rabu 22  Mei 2019. Massa melempari kantor dengan batu hingga rusak.

Meski sempat dihalau oleh anggota Polsek, amuk massa tak terkendali. Mereka malah membakar markas, serta menahan petugas mobil pemadam kebakaran yang berniat mematikan api.

Fasilitas kantor rusak dan dua unit mobil hangus terbakar dalam peristiwa itu. Selain itu, seorang warga bernama Sahran (17) warga Barunggagah, Tambelangan mengalami luka tembak di pergelangan tangan kanannya.

Hingga kini, polisi masih terus mengembangkan penyelidikan kasus ini.

Baca Juga

loading...