JATIMNET.COM, Surabaya - Gamers Indonesia bakal bisa memainkan Game Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) pertengahan Februari ini. Game versi "ringan" ini bisa dimainkan di PC dan diunduh secara gratis. 

Kabar gembira ini disampaikan lewat akun Facebook resmi PUBG. Tapi game yang dibagikan adalah versi beta test yang bisa dimainkan di PC dengan spek (spesifikasi) rendah.

"Siapa yang sudah tidak sabar untuk merasakan PUBG LITE?? Sebuah Battle Royale dengan spek rendah, dan dapat dimainkan secara gratis. Buruan tag Duo atau squad yang akan menemanimu bermain pada tanggal 14 nanti!!," tulis akun PUBG seperti dikutip Jumat 8 Februari 2019.

BACA JUGA: Tak Dibelikan Gawai Buat Main Game, Remaja Gantung Diri

PUBG akhirnya memutuskan untuk memperluas layanan beta test ke empat negara di Asia Tenggara. Selain Indonesia, PUBG beta bisa dimainkan di Malaysia, Filipina dan Singapura. Sebelumnya, PUBG Lite sudah memulai Beta test yang pertama di Thailand. Meski baru dirilis pada 14 Februari, gamer bisa mendaftar mulai 13 Februari 2019.

Game battle royale memang tengah meledak di kalangan gamer, tak terkecuali di Indonesia. Mulai dari PUBG hingga Fortnite, semuanya laris manis diserbu gamer dari berbagai umur. Selain memiliki gameplay yang seru, game tipe battle royale juga memiliki grafik yang sangat mumpuni dengan spesifikasi mumpuni. Akibatnya, pemain harus menyediakan PC yang kuat  untuk bisa memainkan PUBG.  

BACA JUGA: Pertarungan Es dan Api Di Teaser Terbaru Game of Thrones

PUBG Lite diadopsi dari PUBG original, tapi bisa dimainkan dengan komputer atau laptop dengan spesifikasi rendah. Pemain yang sebelumnya tidak dapat mengakses game karena persyaratan spesifikasi sekarang bisa memainkan PUBG Lite dengan sensasi yang sama dengan PUBG original.

PUBG yang dirilis oleh PUBG Corp. telah menerima berbagai pujian dari seluruh dunia, memperoleh tujuh Guiness World Records dan memenangkan beberapa penghargaan game di seluruh dunia, kata http://www.prnasia.com. Berkantor pusat di Korea, PUBG Corp memiliki enam kantor operasional di Amerika Utara, Eropa, Jepang dan Cina.

PUBG memang booming di sejumlah negara dan sejumlah remaja dilaporkan mengalami kecanduan game ini. Bahkan ada kasus remaja bunuh diri karena orang tua menolak membelikan ponsel yang punya spesifikasi yang lebih besar agar bisa memainkan PUBG.