Panglima TNI dan Kapolri Ngaji Kebangsaan di Nurul Jadid

Rochman Arief

Selasa, 2 April 2019 - 14:16

JATIMNET.COM, Probolinggo – Pengasuh Pondok Pesantren, Nurul Jadid Paiton, KH Muhammad Zuhri Zaini menyebut kunjungan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memberikan motivasi bagi para santri.

Hal itu disampaikan Kyai Zuhri, Usai menerima kedatangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian, di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo, Selasa 2 April 2019.

“Panglima TNI dan Kapolri datang untuk memberikan motivasi bagi para santri, dengan tema Ngaji Kebangsaan bersama,” kata Kyai Zuhri kepada wartawan usai menerima kedua petinggi TNI-Polri itu, Selasa 2 April 2019.

BACA JUGA: Panglima TNI Jamin Pemilu Aman

Kyai Zuhri juga memastikan, dalam Ngaji Kebangsaan yang digelar di Gedung Universitas Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo itu tidak ada ajakan ataupun orasi politik untuk memilih salah satu pasangan calon pada Pilpres 17 April 2019 Mendatang.

Melalui siaran pers yang diberikan Kapenrem 083 Malang Mayor Prasetya, bahwa Ngaji Kebangsaan membahas tentang NKRI sebagai bangsa yang besar dan luas. Salah satu pokok pembahasannya, Indonesia diperkirakan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat pada 2050 mendatang.

BACA JUGA: Ponpes Al-Fatah Gelar Panahan Berkuda Internasional

Untuk itu, santri diharap bisa belajar mengembangkan kemampuan akademik, keseimbangan emosi, fisik dan kecerdasan spiritual. Hal ini diharapkan bisa mencetak generasi hebat dengan keunggulan Sumber Daya Manusia yang kreatif.

Ponpes disebutkan sebagai samudranya ilmu pengetahuan. Itu sebabnya Panglima TNI bangga bisa bersilaturahmi dengan para pengasuh, pimpinan dan santri Ponpes Nurul Jadid.

Panglima TNI menyampaikan, pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan untuk menciptakan kekuatan. Oleh sebab itu generasi penerus harus mampu menjaga persatuan agar memiliki kekuatan yang diperhitungkan negara lain.

Baca Juga

loading...