Logo

Kecelakaan Beruntun di Jalan Darmo Surabaya, Empat Mobil Terlibat, Satu Pengendara Luka Ringan

Reporter:,Editor:

Selasa, 24 February 2026 11:06 UTC

Kecelakaan Beruntun di Jalan Darmo Surabaya, Empat Mobil Terlibat, Satu Pengendara Luka Ringan

Salah satu mobil mewah yang menjadi korban kecelakaan beruntun di Jalan Darmo Surabaya, Selasa, 24 Februari 2026. Foto: Januar

JATIMNET.COM, Surabaya – Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Darmo, Surabaya, Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan mobil merek Toyota, Mitsubishi, Daihatsu, dan Mazda.

Peristiwa itu menyebabkan satu orang pengendara mengalami luka ringan, sementara tiga lainnya selamat tanpa cedera.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, menyampaikan bahwa korban luka diketahui berinisial A (69), laki-laki, warga Tebel Barat, Kelurahan Tebel, Kecamatan Gedangan. Korban mengalami luka abrasi pada tangan kanan dan tetap dalam kondisi sadar.

BACA: Dosen Universitas Nurul Jadid Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Dua Innova di Pantura Probolinggo

"Saat Personil Poster Pusat dan TGC Pusat langsung memeriksa kondisi 1 orang yang alami luka sehingga langsung dilakukan pengecekan dan penangganan oleh tim medis," kata Linda Novanti.

Selain A, tiga orang lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni MG (30), perempuan, warga Rungkut Mapan Barat; AK (51), laki-laki, warga Barata Jaya; dan AYP (40), laki-laki, warga Bendul Merisi. Ketiganya dalam keadaan sadar dan tidak mengalami luka.

Petugas BPBD Kota Surabaya bersama Tim Gerak Cepat (TGC) Pusat segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Tim medis memberikan perawatan langsung kepada korban di tempat kejadian tanpa perlu merujuknya ke rumah sakit.

BACA: Diduga Sopir Mengantuk, Bus Pariwisata Asal Jawa Tengah Terlibat Kecelakaan di Tol Mojokerto

"Sedangkan proses pemeriksaan oleh supir dari mobil dilakukan tim Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya," tambah Linda Novanti.

Hingga kini, kronologi pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. "Untuk proses lebih lanjutnya langsung saja ke kepolisian," jelasnya.