Operasi Bersih, Polda Jatim Hindari Penyalahgunaan Wewenang Anggota Polri

M. Khaesar Januar Utomo

Minggu, 2 Juni 2019 - 23:24

JATIMNET.COM, Surabaya – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar Operasi Bersih (Opssih) Ketupat Semeru 2019.

Operasi ini digelar mulai Rabu 29 Mei 2019 hingga Selasa 10 Juni 2019 dengan tujuan mengantisipasi penyalahgunaan wewenang serta penegakan disiplin anggota Polri.

Kabid Propam Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Hendra Wirawan mengatakan langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan wewenang anggota Polda Jatim dan jajarannya.

BACA JUGA: Kapolri Minta Petugas Bersenjata Kawal Operasi Ketupat di Ngawi

Dengan melibatkan 48 personel Subbid Paminal, operasi ini memantau jika ada anggota polisi yang melanggar. “Ini penegakan disiplin di jajaran Polda Jatim,” kata Hendra Wirawan, Minggu, 2 Juni 2019.

Selain itu, Opssih ini untuk memantau pendistribusian anggaran dari Mabes Polri sepanjang Operasi Ketupat Semeru 2019. “Jika ada yang melanggar akan kami hukum sesuai kesalahannya," ucap Hendra.

Hendra mengatakan penyalahgunaan wewenang juga terkait dugaan pungutan liar dan pelanggaran displin lainnya. Upaya ini nantinya juga akan dilakukan pengecekan terhadap rencana operasional, daftar absensi, dan perilaku para personel yang bertugas.

BACA JUGA: Hadapi Mudik Lebaran, Polres Banyuwangi Siapkan Pengamanan Angkutan Umum

Propam Polda Jatim juga menggelar Operasi Penegakan Tertib Disiplin terhadap anggota selama menjalankan operasi. “Tujuannya agar polisi lebih disiplin dalam menjalankan tugasnya," ungkap Hendra.

Dalam operasi penegakan disiplin ini meliputi penampilan, sikap tampang, dan kesiapan anggota dalam melaksanakan Operasi Ketupat.

Baca Juga

loading...