Logo

Menginap di Masjid Sejak Malam, Pria Asal Nganjuk Ditemukan Meninggal di Mojokerto

Reporter:,Editor:

Selasa, 06 January 2026 14:12 UTC

Menginap di Masjid Sejak Malam, Pria Asal Nganjuk Ditemukan Meninggal di Mojokerto

Petugas dan relawan saat mengevakuasi jenazah korban dari Masjid Al Hidayah, Kecamatan Sooko. Foto: Hasan

JATIMNET.COM, Mojokerto – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di serambi Masjid Al Hidayah, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Selasa, 6 Januari 2026. Penemuan tersebut mengejutkan warga dan jamaah yang hendak melaksanakan ibadah di masjid tersebut.

Korban diketahui telah berada di lingkungan masjid sejak malam sebelumnya. Keberadaan pria tersebut sempat terlihat oleh pengurus masjid dan warga sekitar sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Situasi mendadak berubah setelah jamaah salat ashar mulai meninggalkan masjid dan seorang warga mendapati korban telah meninggal dunia di area serambi.

Takmir Masjid Al Hidayah, Nanang, mengungkapkan bahwa pria tersebut sudah berada di area masjid sejak malam hari. Menurutnya, korban sempat tidur di bagian depan masjid sebelum berpindah tempat.

"Memang dari kemarin malam dia tidur di depan," ujar Nanang.

BACA: Sabu dalam Kelamin Istri Napi

Pada pagi hari, korban disebut berpindah ke area serambi sebelah utara masjid dan masih terlihat beraktivitas seperti biasa hingga siang hari.

"Kemudian waktu pagi hari pindah di sebelah utara sampai siang," lanjutnya.

Nanang menuturkan, korban bahkan sempat mencuci pakaian pada sore hari dan tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.

"Bahkan pada waktu sore itu juga sempat mencuci pakaian," katanya.

Peristiwa meninggalnya korban baru diketahui setelah waktu salat ashar. Saat kondisi masjid mulai sepi, seorang warga yang hendak melaksanakan salat mendapati korban sudah tidak bernyawa.

"Setelah itu nggak tahu setelah salat ashar jamaah sudah pulang kemudian orang ada orang yang mau salat bilang kalau ada orang meninggal," ungkap Nanang.

BACA: Sidang Perdana Kasus Mutilasi, Alvi Maulana Ajukan Eksepsi di PN Mojokerto

Mengetahui kejadian tersebut, pihak takmir masjid segera melaporkannya kepada perangkat dusun setempat.

"Kemudian saya melaporkan ke perangkat dusun," tambahnya.

Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Junaidi (40), warga Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kematian korban.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk dilakukan visum.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.

Polisi memastikan penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur sambil menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit.