Sabtu, 04 July 2026 06:00 UTC

Petugas kepolisian saat mengevakuasi mayat perempuan yang ditemukan dalam sumur di areal persawahan Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Foto: Zulalif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Misteri penemuan jasad perempuan di dalam sumur areal persawahan Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap.
Polisi memastikan korban merupakan perempuan bernama Siti Munawaroh, 24 tahun, warga Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo yang diduga menjadi korban perampokan disertai pembunuhan.
Dalam kasus ini, polisi telah menangkap dua terduga pelaku berinisial RF dan HD di rumah mereka di Desa Alas Kandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.
Kapolsek Kraksaan Kompol Maskur mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari penyelidikan intensif setelah jasad korban ditemukan di dalam sumur.
"Setelah kami cocokkan bukti-bukti di lapangan, kami langsung melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap pelaku," ujarnya.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya pada awal Mei 2026. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi korban dan mengembangkan kasus hingga kedua terduga pelaku diamankan dalam waktu kurang dari 1x24 jam.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya cincin milik korban, pakaian yang diduga digunakan pelaku saat beraksi, serta sepeda motor korban yang sempat dibuang ke sungai di wilayah Kecamatan Paiton.
"Barang bukti yang kami amankan berupa cincin korban, pakaian pelaku, hingga motor korban yang sempat dibuang ke sungai sesaat setelah korban dibunuh," kata Maskur.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban mengenal salah satu pelaku melalui aplikasi perjodohan. Keduanya kemudian sepakat bertemu di lokasi yang belakangan menjadi tempat ditemukannya jasad korban.
"TKP pembunuhan sama dengan lokasi penemuan korban, yakni di dekat sumur areal persawahan Desa Alassumur Kulon. Peristiwa diduga terjadi pada malam hari," ujarnya.
Polisi menduga korban tewas akibat lehernya dicekik menggunakan tali. Dugaan tersebut diperkuat dengan hasil identifikasi awal terhadap jasad korban.
Penyidik juga masih mendalami dugaan tindak pidana lain dalam perkara tersebut. Namun, hingga kini proses penyelidikan masih berlangsung untuk melengkapi alat bukti, termasuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dan motif para pelaku.
"Untuk lebih lanjut kami masih melakukan pengembangan penyelidikan, melengkapi bukti-bukti sekaligus mengetahui motif pelaku membunuh korban," ujar Maskur.
Sebelumnya, warga Desa Alassumur Kulon digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di dasar sumur areal persawahan pada Jumat, 3 Juli 2026. Saat ditemukan, kondisi jasad sudah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat.
