Selasa, 18 August 2026 01:00 UTC

Petugas Puskesmas Curahtulis, Kabupaten Probolinggo sedang merawat bayi baru lahir yang ditemukan warga di dalam laci rombong pentol di di Dusun Renek, Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tonga, Senin, 17 Agustus 2026.Foto: Zulalif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Polisi masih menyelidiki penemuan bayi laki-laki di dalam laci rombong pentol cilok di Dusun Renek, Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.
Bayi yang diperkirakan baru berusia sekitar satu hari itu ditemukan dalam kondisi hidup pada Senin sore, 17 Agustus 2026. Saat ditemukan, bayi tidak mengenakan pakaian maupun selimut dan hanya beralaskan tas plastik.
Kapolsek Tongas Iptu Kumoro Seto mengatakan, polisi telah mendatangi lokasi dan memeriksa sejumlah saksi. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap orang yang meninggalkan bayi tersebut.
“Kami masih berupaya mengungkap identitas orang tua bayi dan motif bayi tersebut ditinggalkan,” ujar Kumoro melalui sambungan seluler, Selasa, 18 Agustus 2026.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan pasangan suami istri, Ma'ruf, 31 tahun dan Afidayanti, 26 tahun, pemilik rombong pentol cilok yang berada sekitar 50 meter dari rumah mereka.
Afidayanti mengatakan, penemuan bayi bermula ketika seorang tetangga mendengar suara tangisan dari arah rombong. Ia kemudian bersama suaminya mendatangi lokasi.
“Awalnya ada tetangga yang bilang mendengar suara tangisan bayi dari arah rombong. Setelah kami datang dan membuka laci, ternyata memang ada bayi di dalamnya,” kata Afidayanti.
Saat laci dibuka, keduanya mendapati bayi laki-laki terbaring di dalam ruang penyimpanan uang hasil berjualan. Karena ruangnya sempit, posisi kepala bayi terlihat miring.
Bayi dengan berat sekitar 3,3 kilogram dan panjang 51 sentimeter itu kemudian dievakuasi ke Puskesmas Curahtulis untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan.
Penemuan tersebut membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Mereka tidak menyangka rombong yang sehari-hari digunakan untuk berjualan pentol cilok menjadi tempat bayi yang baru lahir ditinggalkan.
Polisi masih mendalami keterangan saksi dan fakta di lokasi kejadian untuk mengetahui identitas orang tua bayi serta motif penelantaran tersebut. Hingga hari ini, bayi laki-laki tersebut masih menjalani perawatan medis.
