Minggu, 20 September 2026 09:07 UTC

Peserta menampilkan beragam kesenian dan budaya lokal dalam Mayangan Art and Culture Carnival 2026. Foto: Zulafif
JATIMNET.COM, Probolinggo – Ratusan warga memadati simpang Jalan Ikan Hiu, Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu, 20 September 2026. Mereka menyaksikan Mayangan Art and Culture Carnival 2026 yang menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya khas masyarakat pesisir.
Kelompok Masyarakat (Pokmas) Mentari menggelar karnaval tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo. Belasan kontingen dari berbagai unsur masyarakat turut memeriahkan acara yang berlangsung di kawasan pesisir itu.
Peserta berasal dari sejumlah RW, karang taruna, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), TP PKK Kelurahan Mayangan, komunitas nelayan, hingga kelompok seni. Mereka menampilkan kreativitas melalui beragam kostum, pertunjukan, dan atraksi budaya.
Karnaval menyuguhkan parade kostum etnik, fesyen batik, tari tradisional, musik, drum band, kesenian bantengan, hingga Kelabang Songo. Peserta juga membawa replika kapal nelayan yang mencerminkan identitas masyarakat Mayangan sebagai kawasan pesisir dengan kehidupan yang lekat dengan aktivitas nelayan.
BACA: Tari Sodoran Puncaki Hari Raya Karo, Tradisi Sakral Suku Tengger Terus Terjaga
Ketua Pokmas Mentari Iwan Widiarto mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan tersebut untuk menghadirkan hiburan yang bermanfaat sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kesenian dan budaya lokal.
“Tujuan kegiatan ini adalah menyediakan hiburan yang bermanfaat bagi masyarakat wilayah Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan,” ujar Iwan.
Wali Kota Probolinggo Dorong Karnaval Jadi Agenda Tahunan
Pemerintah Kota Probolinggo turut mengapresiasi penyelenggaraan Mayangan Art and Culture Carnival 2026. Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menghadiri kegiatan tersebut bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, Camat Mayangan, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.
Aminuddin mengapresiasi antusiasme warga dalam memeriahkan karnaval yang pertama kali digelar pada 2026 tersebut. Menurutnya, partisipasi kelompok seni dan komunitas nelayan turut memperkuat kemeriahan acara.
BACA: Hanung Bramantyo Ajak Generasi Muda Tak Lupakan Sejarah 1965
“Saya dan Ibu Wakil mengucapkan dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Mayangan dan sekitarnya atas partisipasi dan animo yang begitu besar,” kata Aminuddin.
Ia berharap masyarakat dan panitia dapat melanjutkan kegiatan tersebut pada tahun-tahun berikutnya. Aminuddin juga mendorong Mayangan Art and Culture Carnival menjadi agenda tahunan yang memperkuat daya tarik Kecamatan Mayangan.
“Mudah-mudahan acara yang baru pertama kali digelar 2026 ini akan berlanjut nanti di 2027, 2028, terus sepanjang masa kita lanjutkan acara ini, sehingga betul-betul menjadi salah satu event tetap di Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo,” ujarnya.
Warga Nikmati Karnaval Bersama Keluarga
Kemeriahan acara juga menarik perhatian warga yang datang bersama keluarga untuk menikmati hiburan akhir pekan. Salah seorang penonton, Tono, menilai karnaval tersebut menawarkan daya tarik melalui kreativitas peserta dalam memadukan kostum, aksesori, dan musik.
“Melihat festival di Mayangan ini terus terang seru dan unik. Sangat kreatif dari pakaiannya, aksesorisnya, dan musik-musiknya. Jadi hiburan juga di hari Minggu ini bersama dengan keluarga,” kata Tono.
BACA: Libur Sekolah, Bromo Sky Bridge Langsung Diserbu Wisatawan
Panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi melalui lomba vlog bertema budaya, tradisi, kehidupan masyarakat pesisir, serta kemeriahan Mayangan Art and Culture Carnival 2026.
Kompetisi tersebut terbuka bagi peserta individu maupun kelompok. Panitia menyiapkan hadiah uang tunai untuk tiga pemenang terbaik yang akan diumumkan pada 25 September 2026.
Melalui karnaval dan lomba vlog tersebut, masyarakat Mayangan tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga mendapat ruang untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya pesisir dalam rangkaian Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo.
