Logo

Pantai Permata Probolinggo Berbenah Sambut Festival Mangrove

Reporter:,Editor:

Sabtu, 10 October 2026 10:00 UTC

Pantai Permata Probolinggo Berbenah Sambut Festival Mangrove

Jajaran Pemerintah Kota Probolinggo bersama warga tengah melakukan penataan Pantai Permata menyambut Festival Mangrove, Sabtu, 10 Oktober 2026. Foto: Zulalif/Jatimnet.

JATIMNET.COM, Probolinggo – Pantai Permata di Kota Probolinggo mulai ditata untuk menyambut Festival Mangrove yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026.

Pemerintah kota bersama masyarakat memperbaiki fasilitas dan akses kawasan pesisir tanpa mengabaikan kelestarian tanaman mangrove.

Penataan dilakukan secara bertahap, termasuk memperbaiki jalur joging menggunakan material ban bekas dan urukan tanah.

Upaya ini diharapkan membuat kawasan pantai lebih nyaman sekaligus memperkuat daya tarik wisata berbasis lingkungan.

Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari bersama sekitar 35 personel Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) melanjutkan kerja bakti di Pantai Permata, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut setelah Wali Kota Probolinggo Aminuddin meninjau lokasi sehari sebelumnya.

“Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Wali Kota saat meninjau Pantai Permata, terkait penataan jalur joging menggunakan material ban,” ujar Ina.

Dalam pengerjaannya, ban bekas dikombinasikan dengan urukan tanah untuk memperbaiki akses jalur. Penataan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi lapangan dan memperhatikan keberadaan mangrove agar akar maupun batang tanaman tidak rusak.

Sebelumnya, Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengatakan Pantai Permata menjadi salah satu lokasi Festival Mangrove yang mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Perhutani.

Selain Pantai Permata, kegiatan serupa juga dijadwalkan berlangsung di Bee Jay Bakau Resort (BJBR).

“Pantai Permata ini akan menjadi salah satu spot yang dipercaya oleh pemerintah provinsi melalui Perhutani menjadi tempat kegiatan festival mangrove pada tanggal 3 November. Salah satu lokasinya di Pantai Permata, kemudian ada juga di BJBR,” kata Aminuddin.

Menurut dia, kerja bakti menjadi bagian dari persiapan untuk memperkenalkan potensi Pantai Permata kepada masyarakat luas.

Pemerintah berharap kawasan tersebut semakin dikenal sebagai destinasi wisata sekaligus lokasi kegiatan pelestarian lingkungan.

Pengembangan wisata pesisir juga diarahkan untuk menghubungkan Pantai Permata dengan BJBR dan kawasan T10 JLU. Ketiga kawasan tersebut diharapkan menjadi rangkaian destinasi yang saling melengkapi, mulai dari wisata pantai hingga pengenalan ekosistem mangrove.

Penataan kawasan diharapkan turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, terutama pedagang dan pelaku usaha yang bergantung pada kunjungan wisatawan.

Karena itu, kebersihan dan perawatan fasilitas menjadi bagian penting agar pengembangan Pantai Permata dapat memberikan manfaat jangka panjang tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.