Kota Malang Catat Inflasi Tertinggi di Jatim

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Senin, 1 April 2019 - 22:51

JATIMNET.COM, Malang – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang menyatakan sepanjang bulan Maret 2019 terjadi inflasi sebesar 0,36 persen. Angka tersebut merupakan inflasi tertinggi jika dibandingkan dengan delapan kota besar di Jawa Timur.

Kepala BPS Kota Malang Sunaryo mengatakan bahwa inflasi di Kota Malang didorong adanya kenaikan pada kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,66 persen, diikuti kelompok bahan makanan sebesar 0,22 persen, dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,09 persen.

“Jika dibandingkan dengan kota lain di Jawa Timur, Kota Malang merupakan yang tertinggi. Begitu juga jika dilihat dari empat tahun terakhir pada bulan yang sama," kata Sunaryo, dalam jumpa pers di Kantor BPS Kota Malang, Senin 1 April 2019.

BACA JUGA: Sejumlah Komoditi Deflasi Jelang Bulan Ramadan

Sunaryo menambahkan, jika ditarik ke belakang, inflasi Kota Malang pada Maret 2019 juga merupakan yang tertinggi dibanding bulan yang sama dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Pada Maret 2018 terjadi inflasi sebesar 0,12 persen, dan pada 2017 bahkan terjadi deflasi sebesar 0,09 persen. Sementara Maret 2016, Kota Malang mencatat inflasi 0,02 persen.

Kelompok pengeluaran lain yang mendorong terjadinya inflasi Kota Malang adalah kelompok kesehatan sebesar 0,09 persen, kelompok sandang 0,06 persen. Sementara untuk perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mengalami deflasi sebesar 0,04 persen.

BACA JUGA: Tarif Angkutan Udara dan Kenaikan Harga Bawang Picu Inflasi

Tercatat, kota lain di Jawa Timur yang mengalami inflasi adalah, Banyuwangi sebesar 0,17 persen, Kota Kediri sebesar 0,16 persen, Kota Surabaya 0,15 persen, Madiun 0,14 persen. Sementara kota lain seperti Jember deflasi 0,06 persen, Sumenep deflasi 0,07 persen, dan Probolinggo deflasi 0,12 persen.

Secara kumulatif, inflasi di Kota Malang sebesar 0,47 persen merupakan yang tertinggi kedua setelah Banyuwangi yang tercatat sebesar 0,48 persen. Kota Madiun tercatat sebesar 0,38 persen, Kota Surabaya 0,36 persen, dan Kediri sebesar 0,22 persen.

Sementara untuk Jember secara kumulatif deflasi sebesar 0,07 persen, Sumenep 0,12 persen, dan Probolinggo 0,14 persen.

Secara Year on Year (YoY/ tahunan), inflasi Kota Malang tercatat sebesar 2,46 persen. (ant)

Baca Juga

loading...