Selasa, 07 July 2026 07:30 UTC

Meningkatnya jumlah penumpang KA Commuter SuPasPro saat libur sekolah terlihat di Stasiun Probolinggo, Selasa, 7 Juli 2026. Foto: Zulafif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Jumlah penumpang KA Commuter Surabaya – Pasuruan - Probolinggo (SuPasPro) melonjak saat masa libur sekolah.
Peningkatannya hampir 100 persen dibandingkan awal KA Commuter SuPasPro dioperasionalkan di Probolinggo, pada awal Maret 2026.
Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan bahwa sejak saat itu hingga akhir Juni, KA Commuter SuPaspro telah melayani sekitar 57.800 penumpang dengan rata-rata 674 pengguna setiap hari.
Kemudian, saat libur sekolah untuk period 20-30 Juni 2026, layanan KA Commuter SuPasPro mengangkut sekitar 6.600 penumpang atau rata-rata 500 hingga 600 orang setiap hari.
"Untuk hari biasa, dua perjalanan pulang-pergi Probolinggo–Surabaya dan sebaliknya melayani rata-rata 395 penumpang per hari. Sedangkan akhir pekan, jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 700 penumpang per hari," ujar Leza, Selasa, 7 Juli 2026.
Menurutnya, tren kenaikan pengguna terus terjadi sejak layanan mulai beroperasi di Probolinggo. Pada masa awal operasional, jumlah penumpang harian hanya berkisar 150 orang. Kini, pada hari kerja saja angkanya telah mencapai 300 hingga 400 penumpang.
"Kenaikannya hampir 100 persen. Ini menunjukkan KA Commuter semakin dipercaya masyarakat sebagai pilihan transportasi yang praktis, nyaman, dan terjangkau untuk mobilitas menuju Surabaya maupun sebaliknya," katanya.
Leza menilai, peningkatan tersebut tidak hanya dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat selama libur sekolah. Namun, juga meningkatnya jumlah wisatawan yang memanfaatkan KA Commuter untuk berkunjung ke Probolinggo dan sejumlah destinasi wisata di sekitarnya.
"Tren positif ini menjadi sinyal bahwa layanan KA Commuter mulai berperan sebagai penggerak konektivitas wilayah," tambahnya.
Meningkatnya minat masyarakat menggunakan KA Commuter, turut berkontribusi terhadap pertumbuhan angkutan penumpang di wilayah Daop 9 Jember.
Sepanjang semester I 2026, jumlah penumpang kereta api mencapai sekitar 8,8 juta orang atau meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sekitar 7,8 juta penumpang.
Di sisi lain, kehadiran KA Commuter SuPasPro juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Nailani, salah seorang penumpang yang rutin bepergian ke Surabaya untuk kuliah mengaku biaya transportasinya kini jauh lebih hemat.
"Terbantu banget untuk ke Surabaya. Dulu tiket paling murah Rp 27 ribu sekali jalan, sekarang cukup Rp 8 ribu saja," tuturnya.
Dengan tren pengguna yang terus meningkat, KA Commuter SuPasPro diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Probolinggo dan sekitarnya.
