Sabtu, 04 July 2026 12:30 UTC

Mantan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (empat dari kiri) menikmati kopi di Pandawa Warung Kopi Halal di Sydney Australia, Sabtu, 4 Juli 2026. Foto: Pandawa Warung Kopi Halal.
JATIMNET.COM, Sydney – Kopi Indonesia kembali memperluas jangkauan pasarnya di Australia. Hal itu ditandai dengan dibukanya Pandawa Warung Kopi Halal di kawasan Central Business District (CBD) Sydney.
Di tempat itu, kopi Arabika asal Indonesia sebagai menu utama yang dipadukan dengan beragam kuliner tradisional Nusantara.
Warung kopi yang berlokasi di lantai dasar gedung Wesley Mission, 220 Pitt Street, Sydney, itu diresmikan mantan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin bersama Duta Besar RI untuk Australia Siswo Pramono dan Konsul Jenderal RI untuk New South Wales Leonard Sondakh, Sabtu, 4 Juli 2026.
Pembukaan warung kopi tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan produk kopi Indonesia kepada masyarakat Australia sekaligus memperkuat promosi kuliner Nusantara di luar negeri.
Ma'ruf Amin mengatakan makanan dan minuman merupakan pintu masuk yang efektif untuk mengenalkan Indonesia kepada masyarakat dunia.
Menurutnya, kekayaan rempah dan kopi Nusantara menjadi modal besar untuk memperkuat citra Indonesia di pasar internasional.
"Indonesia terkenal kaya akan rempah-rempahnya. Hal utama yang paling mudah untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia adalah makanan dan minuman. Oleh karena itu sangat tepat Pandawa Cafe hadir di Sydney untuk memperkenalkan kebesaran Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.
Selain menyajikan kopi Arabika yang didatangkan dari Indonesia, Pandawa juga menawarkan berbagai makanan khas, mulai dari lemper, kroket, pastel tutup, aneka gorengan hingga pie rendang.
Salah seorang pendiri Pandawa, Antonius Auwyang, mengatakan konsep yang dihadirkan tidak hanya sebatas kedai kopi. Namun, juga memperkenalkan pengalaman menikmati kuliner Indonesia secara lebih lengkap.
"Setiap konsumen dapat dimanjakan dengan menikmati secara lengkap, mulai dari restoran Pandawa yang menyajikan aneka macam makanan, sajian pencuci mulut, juga aneka pilihan makanan ringan tradisional khas Indonesia," ujarnya.
Duta Besar RI untuk Australia Siswo Pramono menilai kehadiran warung kopi tersebut tidak hanya menjadi tempat berkumpul bagi diaspora Indonesia. Namun, juga dapat menarik minat masyarakat Australia untuk mengenal cita rasa kopi dan kuliner Nusantara.
"Hadirnya warung kopi dan makanan ringan Indonesia yang ditawarkan di Pandawa mengobati rindu akan kenikmatan warung kopi Indonesia di negara Australia," katanya.
Menurut pendiri Pandawa, Lily Tenacious Wijono, seluruh kopi dan makanan ringan yang disajikan dipilih untuk mempertahankan cita rasa autentik Indonesia.
Sementara itu, pendiri Pandawa lainnya, Sugiarto Wijono, berharap keberadaan warung kopi tersebut dapat menjadi media promosi yang memperluas pengenalan budaya Indonesia melalui kopi dan kuliner.
Kehadiran Pandawa Warung Kopi Halal menambah daftar pelaku usaha Indonesia yang memanfaatkan sektor makanan dan minuman sebagai sarana memperkenalkan produk nasional di pasar Australia.
Di tengah meningkatnya minat terhadap kopi spesialti, kehadiran kedai yang mengusung kopi Arabika Indonesia diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi komoditas kopi nasional. Hal ini sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia melalui kuliner.
