Kasus Penculikan Pengusaha Berakhir Damai

M. Khaesar Januar Utomo

Sabtu, 25 Mei 2019 - 23:02

JATIMNET.COM, Surabaya - Kasus dugaan penculikan dan pemerasan pengusaha di Jalan Slompretan Surabaya, Aspin Gutomo (67) berakhir damai. Perdamaian terjadi setelah pihak Aspin berencana mencabut laporannya di Polda Jatim, Rabu 29 Mei 2019.

Kuasa hukum David Hariyanto Lukito, Jeffry Simatupang mengatakan kedua belah pihak telah bertemu dan dimediasi. "Dari pertemuan itu kedua pihak sepakat untuk berdamai," ucapnya, Sabtu, 25 Mei 2019.

Jeffry menceritakan perkara ini bermula saat kliennya, David Hariyanto Lukito memberi pinjaman pada David Herlambang. David Herlambang adalah bekas menantu Aspin Gutomo yang ternyata memiliki utang seebsar Rp 4,1 miliar.

BACA JUGA: Pengusaha Ritel Merasa Belum Tersaingi E-Commerce

Namun, utang tersebut tak kunjung dibayar. David Hariyanto Lukito pun habis kesabaran dan berencana menagihnya. David Hariyanto Lukito mengetahui bahwa David Herlambang tinggal di Toko 17 jalan Slompretan 69, Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantikan, milik Aspin Gutomo.

Saat ke toko kain tersebut, David Lukito meminta bawahannya mencari David Herlambang. Sayangnya, yang dicari tidak ada. Sebaliknya, yang ditemukan di toko itu hanya Aspin. Akhirnya Aspin dibawa. "Ya memang dia (Aspin) kami bawa dan tidak ada penganiayaan seperti yang ada dalam laporan yang sebenarnya hanya salah sasaran," imbuh Jeffry.

BACA JUGA: PMI Berlatih Menjadi Pengusaha di Negara Para Oppa Korea

Dengan kejadian itu warga Jalan Dharma Husada Indah Utama V-2/259, Mulyorejo, Surabaya itu melaporkan ke Polda Jatim atas apa yang dia alami. Laporan itu tertuang dalam LPB/336/IV/2019/UM/SPKT tertanggal 27 April 2019 dengan terlapor David Hariyanto Lukito. Dalam laporan itu, korban melaporkan David dengan tuduhan pidana penculikan dan pemerasan.

Dengan adanya perdamaian itu, pihak keluarga Aspin Gutomo, Khairunnisa Indriyani membenarkan bahwa ayah angkatnya itu tidak ada masalah utang piutang dengan David Lukito.

David Herlambang sendiri kini sudah berstatus mantan menantu dari Aspin Gutomo. Pihaknya juga membenarkan bahwa tidak ada penganiayaan seperti yang ada dalam laporan.

"Ya perkara ini berlanjut damai dan kami akan mencabut laporan ke Polda Jatim Rabu 29 Mei 2019," terangnya.

Baca Juga

loading...