Jumlah Penumpang Kapal Melonjak, Polisi Pelabuhan Tanjung Perak Tingkatkan Pengamanan

M. Khaesar Januar Utomo

Kamis, 6 Juni 2019 - 17:02

JATIMNET.COM, Surabaya – Jumlah penumpang kapal di Pelabuhan Tanjung Perak pada libur Lebaran 2019 melonjak 24 persen dibanding tahun sebelumnya. Polisi meningkatkan pengamanan pelabuhan untuk menjamin kenyamanan masyarakat bepergian.

"Kami sudah mengantisipasi adanya lonjakan penumpang tersebut, jadi kami tingkatkan penjagaan di pelabuhan. Ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi para pemudik," ucap Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, Kamis, 6 Juni 2019.

BACA JUGA: Setengah Juta Pemudik Seberangi Selat Bali Sebelum Lebaran

Lonjakan penumpang berpeluang meningkatkan aksi kejahatan. Pelaku kriminal biasa memanfaatkan penumpang yang berdesak-desakan untuk melancarkan aksinya. Pencopet misalnya, kerap beraksi ketika penumpang lengah.

“Mengingat membeludaknya penumpang kami sudah antisipasi copet dan lainnya," katanya.

Dari data Polres Pelabuhan Tanjung Perak, ada sekitar 92 ribu penumpang kapal sepanjang masa mudik Lebaran. Baik penumpang yang datang maupun pergi dari Pelabuhan Tanjung Perak.

Lonjakan jumlah penumpang kapal, menurut dia, karena moda transportasi ini harga tiketnya lebih terjangkau. Sementara harga tiket transportasi udara malah naik dan kian tak terbeli oleh masyarakat.

"Ini tentunya ada keterkaitan dengan moda transportasi pesawat, mengingat beberapa bulan terakhir banyak diberitakan tentang ongkos yang naik, bagasi yang dihitung per kilo itu juga memengaruhi. Seperti yang kita ketahui transportasi laut, naik kapal itu bisa muat barang banyak untuk orang pulang," ujar Agus.

BACA JUGA: 29 Pos Pengamanan Lebaran Tersebar di Surabaya

Pasca terjadinya bom di Sukoharjo, polisi memang memperketat sistem keamanan di titik-titik pemudik. Di Pelabuhan Tanjung Perak, Polres Pelabuhan menggelar Operasi Mantap Brata selama 30 hari. Itu berbeda dengan jajaran Polres lain yang hanya berlangsung 10 hari.

“Operasi Mantap Brata hanya 10 hari. Tapi kalau pelabuhan itu hitungannya H-15 sampai H+15," tuturnya.

Baca Juga

loading...