Dua Pembobol ATM di Probolinggo Diringkus Polisi

Zulkiflie

Senin, 27 Mei 2019 - 19:39

JATIMNET.COM, Probolinggo - Dua tersangka pembobol mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) di Kota Probolinggo, berhasil ditangkap pihak Kepolisian Resor Probolinggo Kota.

Tersangka dalah Susilo Hadi Hermansyah (54), Warga Sumenep, Madura dan Sugiyono (45), Warga Tegal Gede, Kabupaten Karang Anyar, Jawa Tengah.

Aksi pembobolan sendiri terjadi di ATM BNI, berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Minggu 26 Mei 2019, dini hari.

Terbongkarnya aksi kedua tersangka, setelah satpam BNI mendapat laporan dari vendor pengisi ATM, agar dilakukan pengecekan.

BACA JUGA: Spesialis Bobol ATM Dijemput Jatanras Polda Jatim

Atas hal itu satpam bersama petugas kepolisian, langsung mendatangi ATM yang hendak dibobol.

Terbukti sewaktu petugas mendatangi ATM, yang berlokasi di samping pabrik garmen Eratex itu, didapati dua tersangka tengah menjalankan aksinya.

Dengan sigap, petugas lantas mengamankan keduanya ke Mapolresta Probolinggo, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Guna menguak secara rinci, modus yang digunakan tersangka dalam membobol mesin ATM, polisi menggelar rekonstruksi di lokasi tempat kejadian peristiwa, Senin 27 Mei 2019.

BACA JUGA: Mesin ATM Terbakar, Uang Ikut Hangus

Dari olah TKP petugas, diketahui keduanya tergolong spesialis membobol mesin ATM. Pasalnya aksi keduanya berjalan mulus dan rapi, saat melancarkan aksinya.

Terungkap, dari rekonstruksi petugas, pembobolan dilakukan oleh tiga pelaku. Di mana Susilo dan Sugiyono bertugas sebagai eksekutor, sementara satu lainnya berperan mengamati lokasi.

Namun demikian, satu pelaku yang berada di dalam mobil sebagai pemantau itu, berhasil kabur saat penangkapan oleh petugas.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, dua tersangka diketahui sudah tiga kali melakukan pembobolan ATM.

BACA JUGA: Pencuri Berjimat Ini Tertangkap Saat Pesta Miras

Lokasi pertama dilakukan di Jawa Tengah, dan ada dua titik yakni di Sragen dan Pekalongan, lalu bergeser ke wilayah Probolinggo hingga akhirnya ditangkap.

Alfian menjelaskan, kedua tersangka sangat ahli dalam membobol ATM. Meskipun alat-alat yang digunakan tradisional, namun keduanya mampu mengambil uang di dalam mesin sebesar Rp20 juta.

"Kalo caranya masih menggunakan cara lama yakni, menguras isi mesin ATM dengan menggunakan teknik card fishing,"jelas Alfian.

Kapolresta menyebut, atas perbuatannya pelaku akan dijerat pasal 363 KUHP dengan pidana 5 tahun penjara.

BACA JUGA: Peringati Nuzulul Quran, Santri An-Nur Probolinggo Doakan Indonesia Damai

Sementara, Pimpinan Bank BNI Cabang Probolinggo, Sriwijayanti menyampaikan, adanya pembobolan mesin ATM sempat membuat nasabahnya mengeluh.

Sebab banyak nasabah yang gagal, saat melakukan transaksi di ATM tersebut.

“Kami akan lakukan sosialisasi kepada para nasabah, InsyaAllah setelah itu tidak ada permasalahan,”jelas Sri.

Baca Juga

loading...