Divonis 7 Bulan Penjara, Tiga Bos PT Sipoa Bebas

M. Khaesar Januar Utomo

Minggu, 19 Mei 2019 - 17:50

JATIMNET.COM, Surabaya – Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya memvonis 7 bulan penjara kepada ketiga bos PT Sipoa Group, Aris Bhirawa, Klemens Sukarno Candra, dan Budi Santoso. Dengan vonis tersebut, ketiganya langsung dieksekusi oleh kejaksaan karena sudah melebihi masa penahanannya.

“Ketiganya langsung kami eksekusi dan dinyatakan bebas," kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim Sunarta, Minggu 19 Mei 2019.

BACA JUGA: Kisah Jaksa Korban Sipoa

Menurutnya, putusan PT Surabaya dilakukan pada Rabu 8 Mei 2019, namun kejaksaan baru menerima salinan putusan dari PT, Selasa 13 Mei 2019. Kejaksaan langsung mengeksekusi putusan hakim PT tersebut dengan mengeluarkan ketiga bos PT Sipoa dari Rutan Klas 1 Surabaya.

Meskipun demikian, Kejati Jatim belum bisa mengeluarkan barang bukti yang disita oleh Kejaksaan. "Kami masih menunggu inkrah dulu kasus ini jadi untuk barang bukti tidak kami berikan saat ini," ucap Sunarta.

BACA JUGA: Lokasi Proyek Sipoa Mangkrak, Pelanggan Ogah Banding

Sunarta mengatakan masih akan mengupayakan langkah hukum selanjutnya terkait putusan tersebut. "Pasti itu, tapi kami laporkan dulu ke atasan kami dulu," jelasnya.

Kasus ini bermula dari laporan Syane Angely Tjiongan dengan nomor laporan LPB/1576/XII/2017/UM/JATIM. Mewakili 71 orang pembeli apartemen Royal Avatar World di Jalan Wisata Menanggal, Waru, Sidoarjo.

Laporan terkait dugaan penipuan jual beli apartemen Royal Afatar World. Penyebabnya, janji pihak developer yang akan menyelesaikan bangunan apartemennya pada 2017 ternyata tidak ditepati. Padahal, tahun itu juga dijadwalkan dilakukan serah terima unit apartemen.

Baca Juga

loading...