Dianggap Ajarkan Sihir, Buku Novel Harry Potter Dibakar 

Nani Mashita

Senin, 8 April 2019 - 13:49

JATIMNET.COM, Surabaya - Buku Harry Potter karya JK Rowling membuat pembaca tergila-gila. Namun, di Polandia seorang pastor membakar buku laris ini, karena dianggap sebagai barang jahat.

Seorang pastor bernama Rafal Jarosiewicz mengatakan, buku Harry Potter berhubungan dengan sihir dan ilmu gaib, dan dianggap oleh pemiliknya sebagai kekuatan jahat, menyebabkan ketidakberuntungan. 

Tidak cuma buku Harry Potter, ada benda-benda lain yang ikut dibakar, dilansir dari The Guardian, Senin 8 April 2019.

Seperti topeng kayu Afrika, sesosok Buddha kecil, patung-patung gajah, buku-buku tentang kepribadian dan sihir.  

BACA JUGA: Buruk Sejarah, Buku Disita

Gambar-gambar dari pembakaran hari Minggu lalu di paroki Katolik Bunda Maria dari dan gereja St Catherine dari Swedia, pada mulanya diposting di halaman Facebook SMS z Nieba, sebuah yayasan yang menggunakan cara tak lazim, untuk melakukan pekerjaan keagamaan di seluruh Polandia.

SMS z Nieba berbasis di Koszalin, sebelah barat Gdansk. Beberapa komentar pada pos Facebook kelompok itu mengungkapkan cemoohan, untuk acara pembakaran buku para imam.  

Jarosiewicz dan para imam lainnya mendapat kecaman luas, karena membakar barang-barang itu pada Minggu lalu. 

Pada Selasa malam, Pastor Jarosiewicz menyampaikan permintaan maaf di Facebook. Dia mengatakan tidak bermaksud untuk mengutuk penulis tertentu, agama atau kelompok sosial.

BACA JUGA: Ini Lima Toko Buku di Surabaya yang Ramah Kantong

"Jika ada yang mengambil tindakan saya dengan cara ini, saya ingin meminta maaf," tulisnya, menambahkan bahwa dia telah menghapus foto-foto pembakaran benda-benda tersebut.  

Dia mengatakan, aksi pembakaran disebabkan permintaan umat paroki yang terganggu dengan barang-barang tersebut dan meminta para imam menyingkirkan pengaruh buruk.

Beberapa umat beriman dan imam percaya, bahwa buku-buku Harry Potter mempromosikan sihir.

Jarosiewicz sudah mendapatkan sanksi denda oleh pemerintah kota setempat. Selain itu, ada juga grup yang melaporkan ke pihak berwajib, atas tuduhan membakar barang secara ilegal.

BACA JUGA: Buku Karya Buya Hamka Diminati Penerbit Negeri Jiran

Buku Harry Potter karya JK Rowling dianggap sebagai karya fiksi paling populer dalam sejarah penerbitan, mencatatkan lebih dari 500 juta kopi telah terjual di seluruh dunia.

Tapi, beberapa orang Kristen menentang sentralitas sihir dalam dongeng yang terwujud dalam penyihir gelap Lord Voldemor, ketika Harry Potter bertempur melawan kejahatan, kata BBC.  

Baca Juga

loading...