Terkait Jam Kerja Pembangunan Apartemen

Dewan Minta Pemkot Dengarkan Protes Warga

Khoirotul Lathifiyah

Senin, 18 Maret 2019 - 16:16

JATIMNET.COM, SURABAYA – Komisi C DPRD mendesak pemkot mendengarkan asipirasi warga RT 02, Gayungan atas proyek pembangunan sebuah apartemen yang satu lokasi dengan supermarket di Jalan Ahmad Yani, Surabaya

“Saya meminta Pemot Surabaya turun tangan untuk mendengarkan aspirasi warga, untuk menghindari dampak negatif,” kata Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Vinsensius Awey di Ruang Komisi C, Senin 18 Maret 2019.

Permasalah ini, menurut politisi Partai Nasional Demokrat itu, bisa diselesaikan bila mencermati dari sisi perizinan. Jika sudah dikeluarkan, ada indikasi permasalahan ada pada operasional pengerjaannya.

BACA JUGA: DPRD Surabaya Ingatkan Peretasan Sistem TI Pemkot

“Perlu mencermati SOP-nya, apakah ada pelanggaran jam kerja? Memang, umumnya kontraktor kejar tayang, bahkan jam istirahat tetap bekerja. Saya juga tidak tahu, apakah jam kerja mengganggu warga. Itu yang perlu dicermati,” katanya.

Pihaknya menangkap ada dua sinyalemen yang disampaikan warga, pertama soal ganti rugi dan kedua meminta proyek dihentikan. Namun untuk opsi kedua sepertinya tidak memungkinkan apabila izin sudah diterbitkan.

“Jika melihat tahapan perizinan, pemerintah sebelumnya harus mengundang warga untuk memberitahukan ada proyek sambil menerbitkan perizinan amdal. Tujuannya agar warga tahu ada proyek besar,” urainya.

BACA JUGA: Komisi D DPRD Surabaya Tunda Pembahasan Perda KTR

Desakan Awey ini tidak lepas adanya unjuk rasa yang disampaikan warga dari RT 02 Kelurahan Gayungan, berkaitan dengan aktivitas pembangunan sebuah apartemen pada Sabtu 16 Maret 2019.

Dalam aksi itu warga memprotes pembangunan tersebut. Sebab dampak yang dirasakan warga adalah masuknya debu ke dalam rumah hingga kebisingan akibat pembangunan yang berjalan 24 jam.

Awey meminta kelurahan dan kecamatan bisa menjembatani permasalahan tersebut. Apabila sudah dilakukan, namun belum ada kesepakatan sebaiknya pengerjaan proyek dihentikan sementara.

Baca Juga

loading...