JATIMNET.COM, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana mengubah desain pembangunan basement Balai Pemuda untuk mengantisipasi ketahanan gedung.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa tim ahli yang menangani proyek tersebut tidak merekomendasikan menjadi dua lantai yang akan dibangun di bawah Jalan Yos Sudarso. Sebelumnya konsep pembuatan basement yang terkoneksi dengan Alun-alun Suroboyo itu didesain memiliki dua lantai.

“Di Gedung Balai Pemuda sudah diputuskan untuk satu lantai, di Jalan Yos Sudarso satu lantai, dan yang di persil 17 Jalan Pemuda itu dua lantai. Karena tim ahli tidak merekomendasikan di jalan itu (Yos Sudarso) menjadi dua lantai,” kata Risma di Gedung Balai Pemuda, Rabu 20 Maret 2019.

Saat ini Risma tengah melakukan penentuan akses jalan menuju ke alun-alun tersebut. Ia menyarankan akses masuk kendaraan menuju basement alun-alun hanya satu sisi atau sisi di Jalan Yos Sudarso. Sedangkan untuk akses keluarnya melalui Jalan Pemuda.

BACA JUGA: Pembangunan Alun-alun Surabaya Tunggu Tuntasnya Sengketa Lahan

Yang menarik dari Alun-alun Suroboyo ini posisi nantinya di bawah tanah. Pada umumnya di daerah atau kota lain, alun-alun berada di permukaan tanah.

Adapun konsep ini dibuat karena terbatasnya ruang pembangunan alun-alun, lanjut Risma. Oleh karena itu pihaknya membangun secara khusus di bawah tanah untuk Kota Pahlawan ini.

“Alun-alun Surabaya itu di bawah. Kalau dibangun di atas (permukaan tanah) jelek, jadi satu lantai khusus sentra PKL, kayak ada ruang besar isinya macam-macam. Bingung yo? (alun-alun) kok di bawah tanah, ya wis ayo bingung bareng (Ya sudah kita bingung sama-sama),” ungkapnya ke awak media.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini menambahkan apabila tidak ada gugatan balik dari PT Maspion, tanah tersebut segera dibangun untuk ruang publik baru.

BACA JUGA: Pemkot Surabaya Siapkan Rekayasa Lalin Jalan Yos Sudarso

Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR), Iman Krestian Maharhandono mengatakan saat ini belum ada perubahan atau redesain.

Dia menerangkan di bawah gedung balai pemuda hanya satu level (satu lantai). Sedangkan di bawah Jalan Yos Sudarso juga akan memiliki satu level lantai,

“Untuk yang di bawah jalan tersebut nantinya dibuat agak lebih dalam. Karena nanti disediakan ruang untuk saluran pipa PDAM dan utilitas. Jadi secara kontruksi lebih dalam dari basement balai pemuda. Sedangkan di bawah Persil 17 (Alun-alun Suroboyo) di buat menjadi dua level yang memiliki space lebih luas,” pungkas Iman.