Aniaya Petugas Panwascam, Caleg Demokrat Dilaporkan Polisi

Hari Istiawan

Sabtu, 6 April 2019 - 22:35

JATIMNET.COM, Pamekasan – Ketua dan Anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Waru, Pamekasan, Jawa Timur melaporkan calon anggota legislatif nomor urut 2 dari Partai Demokrat Pamekasan Samhari.

"Laporannya telah disampaikan kemarin ke Mapolsek Waru," kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan Abdullah Saidi di Pamekasan, Sabtu 6 April 2019.

Dalam surat laporan nomor: STL/5/IV/2019/Polsek yang ditanda tangani oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Unit III Aiptu Pujianto tertanggal 5 April 2019 tertulis, kasus pemukulan yang dilakukan Samhari itu pada Kamis, 4 April 2019, sekitar pukul 22.05 WIB. (sebelumnya ditulis pukul 22.30 WIB)

Lokasi kejadian di Jalan Raya Waru-Pasean, Dusun Palalang, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Pamekasan. Samhari merupakan caleg nomor urut 2 dari Partai Demokrat, ia dilaporkan melakukan pemukulan bersama sejumlah temannya, karena tidak terima alat peraga kampanye (APK) miliknya ditertibkan.

BACA JUGA: Bawaslu Jatim Kecam Penganiayaan Anggota Panwascam Pamekasan

Menurut keterangan pelapor Mohammad Tohiruddin, pemukulan terhadap dirinya itu mengenai bagian muka dan kepala korban. "Saya berharap, polisi bisa mengusut tuntas kasus ini,” katanya Tohiruddin.

Samhari membantah tudingan dirinya telah melakukan kekerasan terhadap anggota dan Ketua Panwascam Waru. Ia mengaku hanya memegang kerah baju korban, dan tidak sampai terjadi tindakan kekerasan.

Ia berdalih, hal itu dilakukan karena, Panwascam terkesan tebang pilih dalam melakukan penertiban. Di samping itu, baliho miliknya sudah lama dipasang dan bukan merupakan baliho baru.

BACA JUGA: Bawaslu Pelototi Iklan dan Keterlibatan ASN di Kampanye Akbar

Bahkan, ia menuding, tindakan yang dilakukan panwascam Waru, Bawaslu Pamekasan dan Bawaslu Jawa Timur adalah tindakan yang ceroboh, karena menyampaikan rilis kepada media hanya berdasarkan informasi dari opini yang berkembang.

"Saya justru menuding apa yang dilakukan Panwascam Waru, Bawaslu Pamekasan dan Bawaslu Jatim yang menyampaikan rilis kepada media, adalah upaya sistemik untuk mengkerdilkan perolehan suara Partai Demokrat di Pamekasan ini," katanya.

BACA JUGA: Bawaslu Kabupaten Kediri Libatkan Lima Lembaga

Sebelumnya, Bawaslu Jawa Timur mengecam kasus kekerasan yang dilakukan oleh Caleg Partai Demokrat Pamekasan itu kepada anggota dan Ketua Panwascam Waru, dan mendesak polisi mengusut tuntas kasus itu, karena telah melanggar aturan.

Bawaslu Jatim juga menyampaikan rilis kronologis kasus kekerasan yang menimpa ketua dan anggota Panwascam Waru tersebut seperti yang tertuang dalam laparan polisi.

Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo membenarkan laporan dugaan kasus penganiayaan itu, dan pihaknya mulai meminta penjelasan kepada sejumlah saksi. (ant)

Baca Juga

loading...