Aksi Protes di Hong Kong Lemahkan Rupiah

Hari Istiawan

Kamis, 13 Juni 2019 - 10:15

JATIMNET.COM, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis 13 Juni 2019, melemah seiring aksi protes atau unjuk rasa yang terjadi di Hong Kong.

Rupiah melemah sembilan poin atau 0,07 persen menjadi Rp 14.250 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp 14.241 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, protes di Hong Kong bisa menjadi risiko investasi di Asia.

BACA JUGA: Gubernur BI Proyeksikan Rupiah Rp13.900-Rp14.300 per Dolar pada 2020

"Unjuk rasa di Hong Kong yang berkembang menjadi kericuhan pada Rabu lalu tampaknya bisa menjadi kekhawatiran atau risiko investor terhadap investasi," ujar Lana, Kamis 13 Juni 2019.

Protes warga yang menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Ekstradiksi ke Cina ini didukung oleh para pebisnis. Sekitar 100 pebisnis Hong Kong akan tutup sebagai tanda solidaritas.

BACA JUGA: Rupiah Bergerak Menguat setelah Pilpres

Banyak pihak khawatir dengan RUU itu akan menjerat orang-orang di pengadilan Cina daratan yang dianggap tidak transparan.

"Hong Kong merupakan salah satu pusat keuangan di Asia. Koreksi pasar saham di hampir semua bursa di Asia kemarin bisa jadi sebagai respons atas kekhawatiran tersebut, namun kemungkinan respons ini hanya temporer," ujar Lana.

Lana memprediksi hari ini rupiah akan menguat di kisaran Rp 14.220 per dolar AS hingga Rp 14.240 per dolar AS.(ant)

Baca Juga

loading...