Rupiah Bergerak Menguat setelah Pilpres

David Priyasidharta

Kamis, 18 April 2019 - 09:53

JATIMNET.COM, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta bergerak menguat Kamis 18 April 2019 pagi. Penguatan kurs rupiah ini terjadi setelah hasil hitung cepat (quick count) pada pemilihan presiden (pilpres) 17 April 2019 menunjukkan kemenangan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kemenangan ini sudah difaktorkan oleh pasar, namun demikian pasar akan merespon positif kemenangan ini walaupun hanya temporer," kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis 18 April 2019.

BACA JUGA: Rupiah Berpotensi Menguat Sehari Jelang Pemilu

Lana mengatakan ada potensi penguatan rupiah menuju kisaran Rp 13.950 sampai Rp 14.000 per dolar AS'

Rupiah pagi ini bergerak menguat 75 poin atau 0,53 persen menjadi Rp 14.010 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp 14.085 per dolar AS.

Pada masa kampanye dijanjikan akan ada insentif pra-kerja yang bertujuan untuk memberi kesempatan pengangguran mendapatkan pelatihan kerja. Bantuan sosial juga diperbesar untuk kartu Indonesia pintar untuk kuliah.

BACA JUGA: Penarikan Uang Jelang Pemilu dalam Batas Wajar

Pesta demokrasi Indonesia telah berakhir pada 17 April 2019 kemarin dan hasil hitung cepat mencatat kemenangan untuk pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dengan kisaran kemenangan mencapai 53 persen-56 persen atas pasangan calon nomor 02 yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dengan hasil hitung cepat tersebut diperkirakan Joko Widodo akan melanjutkan kembali pemerintahan untuk lima tahun mendatang. Menurut Lana, belum ada perubahan signifikan dari perencanaan ekonomi dalam lima tahun ke depan, tetapi kemungkinan fokus kebijakan tidak lagi berat pada pembangunan infrastruktur. (ant)

Baca Juga

loading...