Logo

Viral Video Pasangan Remaja di Jember Digerebek Warga Saat Kencan Mesum di Semak-semak

Dipergoki Petugas Ronda, Warga Bantah Sebar Rekaman
Reporter:

Minggu, 26 April 2026 13:00 UTC

Viral Video Pasangan Remaja di Jember Digerebek Warga Saat Kencan Mesum di Semak-semak

Ilustrasi adegan mesum. Pixabay

JATIMNET.COM, Jember — Rekaman berdurasi sekitar satu menit 30 detik yang menampilkan sepasang remaja saat diamankan warga di wilayah Rambipuji, Jember, viral di media sosial Facebook dan memicu perhatian publik.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Gumuk Dempet, Dusun Curahancar, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dalam video yang beredar, kedua remaja itu diduga terjaring warga saat berada di area semak-semak yang gelap dan jauh dari permukiman. Lokasi tersebut berada di sekitar rimbunan bambu dekat sungai dan jembatan gantung.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya membenarkan kejadian tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa warga tidak menyebarkan video tersebut ke publik.

BACA: Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog untuk Pendampingan 

“Untuk kejadian memang benar ada di sini. Tapi untuk viralnya video itu, bukan dari warga sini. Kami juga sempat mencari tahu siapa yang menyebarkan, karena kami merasa kasihan dan iba. Waktu kejadian, langsung kami serahkan ke Polsek supaya cepat tertangani dan tidak menyebar,” ujarnya, Minggu, 26 April 2026. 

Peristiwa ini bermula saat anggota Karang Taruna melakukan patroli rutin pada Jumat malam, 14 April 2026 sekitar pukul 21.30 WIB. Saat menyisir kawasan yang minim penerangan, mereka mencurigai adanya aktivitas di balik semak-semak.

Petugas ronda kemudian mendekat dan melakukan pengecekan menggunakan senter. Dari situ, mereka mendapati sepasang remaja yang diduga sedang melakukan tindakan tidak pantas.

Kedua remaja tersebut sempat berusaha melarikan diri, namun warga berhasil mengamankan mereka sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Rambipuji.

Kanit Reskrim Polsek Rambipuji, Bripka Bambang Febri, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pasangan tersebut berinisial FH (16) dan RM (19), yang merupakan warga setempat.

BACA: Kehilangan Ayah Picu Remaja di Jember Kambuh, Sempat Mengamuk hingga Dipasung 

“Berawal dari laporan masyarakat terkait adanya pasangan remaja yang diduga melakukan aksi mesum. Setelah diamankan warga, keduanya diserahkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Polisi memastikan penanganan dilakukan dengan pendekatan pembinaan. Orang tua kedua remaja telah dipanggil, dan keduanya diwajibkan menjalani wajib lapor.

“Langkah yang kami ambil adalah pembinaan, mengingat usia salah satu pelaku masih di bawah umur,” jelasnya.

Kasus ini sekaligus mengingatkan pentingnya bijak dalam menyikapi konten di media sosial, terutama yang melibatkan anak di bawah umur.