Vanessa Angel Jalani Tahap Dua dengan Tangan Terborgol

M. Khaesar Januar Utomo

Jumat, 29 Maret 2019 - 16:39

JATIMNET.COM, Surabaya – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyatakan berkas yang menjerat Vanessa Angel telah sempurna. Dengan kata lain, artis 27 tahun itu langsung menjalani tahap dua di Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim Sunarta mengatakan bahwa jaksa peneliti yang menangani kasus tersebut menyatakan berkas Vanessa Angel sudah lengkap. Selanjutnya jaksa menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejari Surabaya.

“Hari ini (Jumat 29 Maret 2019) dilimpahkan ke Kejari Surabaya, karena berkas sudah dinyatakan lengkap. Selanjutnya jaksa penuntut umum (JPU) segera menyiapkan surat dakwaan yang akan dilimpahkan ke pengadilan,” kata Sunarta kepada awak media, Jumat 29 Maret 2019.

BACA JUGA: Kronologi Transaksi Muncikari Vanessa Angel Terungkap di Persidangan

Dalam kesempatan tersebut, sidang Vanessa Angel dipimpin langsung Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jatim, Asep Mariono.

Bintang FTV itu menjalani proses pelimpahan tahap dua di Kejari Surabaya sekitar pukul 13.45 WIB. Dengan pengawalan ketat, Vanessa mengenakan masker dan baju tahanan Polda Jatim berwarna oranye. Dia menumpang mobil tahanan Polda Jatim dan tidak mengeluarkan pernyataan apapun.

Dengan tangan terborgol Vanessa langsung masuk ke dalam ruang Pidum Kejari Surabaya. Tampak pula penyidik dari Subdit V Siber Dirreskrimsus Polda Jatim mendampingi Vanessa masuk ke ruang yang ada di lantai satu.

Berkas Vanessa dilimpahkan tepat sebelum masa penahanannya habis. Rahmat Santoso selaku penasehat hukum Vanessa menjelaskan bahwa masa tahanan Vanessa Angel akan habis pada Minggu, 31 Maret 2019.

BACA JUGA: Kejati Jatim Kembalikan Berkas Vanessa Angel ke Penyidik Kepolisian

"Apabila menurut perhitungan saya, masa penahanan Vanessa akan habis pada 31 Maret besok," ujar Rahmat saat ditemui terpisah.

Vanessa Angel diketahui terjerat pasal 27 ayat 1 UU ITE karena menyebarkan foto dan video asusilanya. Penyebaran ini diketahui melalui hasil penelusuran rekam jejak digital forensik pada ponsel miliknya sreta milik muncikari.

Kasus ini bermula pada penggerebekan Vanessa di sebuah hotel di Surabaya pada 5 Januari 2019 lalu. Pada saat itu Vanessa diketahui sedang bersama seorang lelaki untuk memberikan jasa prostitusi. Bersamaan dengan kasus ini, polisi turut menangkap empat muncikari Vanessa yang statusnya sudah menjadi tersangka.

Baca Juga

loading...