JATIMNET.COM, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim mengembalikan berkas Vanessa Angel kepada penyidik kepolisian karena ada beberapa materi kasus prostitusi daring itu yang perlu dilengkapi.

Kejaksaan masih menunggu berkas kasus yang menjerat mantan pacar Didi Mahardika ini diserahkan kembali kepada kejaksaan.

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim, Richard Marpaung mengatakan berkas kasus VA dikembalikan ke penyidik Polda Jatim. "Pada 15 Maret 2019 lalu oleh jaksa peneliti dikembalikan atau P-19 ke Polda Jatim karena ada beberapa yang masih kurang," jelasnya, Sabtu 23 Maret 2019.

BACA JUGA: Vanessa Diperiksa Kenakan Baju Tahanan Polda

Richard belum bisa memastikan apakah berkas tersebut sudah dilengkapi atau belum dan akan dikembalikan ke jaksa peneliti untuk diperiksa lagi. "Kapannya ini kami masih belum mengetahui karena itu wewenang penyidik," ucapnya.

Richard tidak menyebutkan ihwal kekurangan dalam berkas tersebut, karena wewenang penyidik serta jaksa peneliti. "Penyidik kepolisian sudah mendapatkan apa saja yang kurang, jadi mereka akan melengkapi berkas kasus tersebut," katanya.

VA menjadi salah satu tersangka dalam kasus prostitusi online. Saat akan dijebloskan ke dalam penjara, artis berusia 27 tahun ini sakit dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. Pada 1 Februari 2019 lalu, ketika hendak dipindahkan ke tahanan, ia kembali mengeluh sakit.

BACA JUGA: Kuasa Hukum Sebut Vanessa Angel Sering Sakit

Setelah kesehatannya agak pulih, rekan duet Nicky Tirta ini dijebloskan ke dalam ruang tahanan Mapolda Jatim untuk menjalani hukuman karena polisi juga telah mengeluarkan surat perintah penahanan.

VA dijerat pasal 27 ayat 1 UU ITE karena diduga menyebarkan foto dan video asusilanya. Penyebaran ini diketahui melalui hasil penelusuran rekam jejak digital forensik pada handphone Vanessa dan handphone muncikari.

Bermula pada penggerebekan VA di sebuah hotel di Surabaya yang saat itu sedang bersama seorang lelaki. VA diduga hendak memberikan jasa prostitusi. Selain VA, polisi telah menangkap empat muncikarinya yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka.