Logo

Tujuh Kawasan Industri di Jawa Timur Selain SIER-PIER

Reporter:

Minggu, 30 June 2019 04:47 UTC

Tujuh Kawasan Industri di Jawa Timur Selain SIER-PIER

Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE). Foto: jiipe.com

JATIMNET.COM, Surabaya - Saat ini, selain kawasan industri yang dikelola perusahaan plat merah, bermunculan pula kawasan industri yang dikelola pihak swasta. Beberapa di antaranya hasil saham gabungan dengan anak perusahaan negara.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur mencatat ada tujuh kawasan industri selain SIER dan PIER. Selain itu, ada pula tujuh kawasan industri pengembangan, yakni Jombang, Salt Lake Gresik, Argo Industri Gresik Utara, MISI (Madura Industrial Seaport City), Maritim Lamongan, Malang, dan Banyuwangi.

BACA JUGA: Mengenal SIER Kawasan Industri Pertama di Jawa Timur

Tujuh kawasan industri selain SIER dan PIER itu adalah:

1. Kawasan Industri Gresik (KIG)

Kawasan ini berdiri di atas lahan seluas 140 hektare di Jalan Tridharma Gresik. Situs resmi perusahaan menyebut angka berbeda, luas lahan mencapai 135 hektare yang terdiri dari lahan infrastruktur seluas 44 hektare dan lahan komersil seluas 91 hektare.

Kawasan itu menjadi kantor, pusat produksi, hingga gudang bagi puluhan produsen peralatan listrik, tepung, gas, plastik, hingga baja. Disperindag Jatim mencatat ada 41  perusahaan yang menempati kawasan itu. Sementara di situs resmi KIG, tercatat ada 93 penyewa.

Selain mengelola kawasan industri, KIG juga mengembangkan kawasan bisnis.

Kawasan Industri Gresik. Foto: kig.co.id

2. Kawasan Industri Tuban (KIT)

Kawasan industri seluas 233 hektare ini terletak di Jalan Raya Tuban-Semarang KM 22, Tuban. KIT bernaung di bawah PT KIG dan pengembangan dari Kawasan Industri Gresik.

Pemerintah mempemudah izin bagi investasi melalui KIT berupa layanan KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi) dari Badan Koordinasi Penanaman Modal. Dengan layanan itu, investor tak perlu menunggu izin tuntas. Mereka bisa mengurus perizinan sembari memulai pembangunan pabrik.

Tak banyak kawasan industri mengantongi kemudahaan semacam itu. Pemerintah berharap, layanan KLIK mampu menarik minat investasi di Tuban.

Kawasan Industri Tuban. Foto: kig.co.id

3. Ngoro Industrial Park (NIP)

NIP terletak di Jalan Raya Ngoro, Mojokerto. Menempati areal lahan seluas 500 hektare, NIP berada di lereng Gunung Penanggungan.

Dari situs resminya, kawasan industri ini pertama kali dikembangkan pada Januari 1991 yang meliputi Zona Pemrosesan Ekspor (EPZ). Kawasan ini dibangun oleh PT Dharmala RSEA Industrial Estate, perusahaan patungan antara PT Intiland Sejahtera (Intiland Group, Indonesia) dan RSEA Engineering Corp. (Taiwan).

Pada 2010, dilakukan pengembangan tahap kedua meliputi lahan seluas 225 hektare yang dilakukan PT Intiland Sejahtera.

Ngoro Industrial Park. Foto: ngoroindustrialpark.com

4. Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE)

JIIPE adalah sebuah proyek yang mengintegrasikan pelabuhan laut dalam, kawasan industri, dan kawasan hunian ke dalam satu paket. Proyek pelabuhan dan kawasan industri terpadu ini dikembangkan oleh PT Usaha Era Pratama Nusantara, anak perusahaan dari PT AKR Corporindo Tbk, bersama dengan PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, anak perusahaan dari PT Pelabuhan Indonesia III (Persero).

 JIIPE berlokasi di Gresik dengan luas area mencapai 3.000 hektar. Terdiri dari 1.761 hektare kawasan industri, 400 hektare kawasan pelabuhan, dan 800 hektare kawasan perumahan.

5. Kawasan Industri Maspion (KIM)

Maspion Industrial Estate adalah salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Timur yang dibangun dengan konsep Total Fasilitas Integrasi. Kawasan ini menyediakan fasilitas Jetty kimia untuk memudahkan bongkar muat bahan kimia.

Menempati lahan seluas 442 hektare, KIM terletak di Jalan Raya Manyar KM 25, Gresik.

Kawasan Industri Maspion. Foto: maspionindustrialestate.com

6. Sidoarjo Rangkah Industrial Estate (SiRIE)

SiRIE menempati areal seluas 200 hektare di Jalan Raya Lingkar Timur Sidoarjo. Ini merupakan salah satu pusat industri dan pergudangan strategis. Lokasinya cukup dekat Gerbang Tol Waru Sidoarjo maupun Bandara Juanda.

BACA JUGA: Industri Petrokimia Skala Besar Investasi di Gresik

7. Safe n Lock

Safe n Lock Warehouse and Industrial Complex merupakan sebuah kawasan pergudangan dan industri terbesar di Jawa Timur. Luasnya mencapai 307 hektare di Jalan Lingkar Timur KM 5,5 Sidoarjo.

Kawasan ini sekaligus menawarkan konsep pergudangan dan perindustrian modern terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas terkini.