Minggu, 24 May 2026 00:00 UTC

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa saat menyampaikan arahan dalam acara Bupati Mojokerto Golf Tournament 2026 di Finna Golf Prigen, Sabtu malam, 23 Mei 2026.. Foto: Kominfo.
JATIMNET.COM, Mojokerto – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyatakan bahwa iklim investasi di kabupaten tersebut mengalami pertumbuhan positif dan berkelanjutan pada triwulan pertama 2026.
Menurutnya, realisasi investasi sejak Januari hingga pertengahan Mei 2026 telah menyentuh angka Rp1,06 triliun.
Menurutnya, capaian itu berkat inovasi yang terus dilakukan pemerintah kabupaten (pemkab) dalam pelayanan publik dalam aspek administrasi dan perizinan.
Pelayanan tersebut, Gus Barraa melanjutkan, juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mojokerto. Pada tahun 2025, pertumbuhannya mencapai 5,56 persen.
Ada beberapa indikator yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi tersebut. Di antaranya penerbitan 8.300 Nomor Induk Berusaha (NIB) dan 1.094 izin lintas sektor sepanjang tahun yang sama.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mojokerto kini berada di angka 77,46 persen.
Meski demikian, Gus Bupati menyatakan bahwa pihak pemkab terus berupaya meningkatkan pelayanan publik dengan tetap mematuhi regulasi yang berlaku.
Tujuannya, untuk memberikan dampak nyata bagi perkembangan dunia usaha dan investasi di daerah.
"Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha sebagai upaya perbaikan pelayanan perizinan dan kemudahan berusaha," jelasnya saat memberikan sambutan dalam acara Bupati Mojokerto Golf Tournament 2026 di Finna Golf Prigen, Sabtu malam, 23 Mei 2026.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Albarraa juga menegaskan bahwa Kabupaten Mojokerto memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat bisnis dan investasi di masa depan.
"Kabupaten Mojokerto bukan hanya memiliki sejarah budaya besar sebagai pusat peradaban Majapahit, tetapi juga memiliki masa depan ekonomi dan investasi yang menjanjikan," pungkasnya.
