Rabu, 22 July 2026 03:55 UTC

Polisi dibantu warga mengevakuasi korban kecelakaan akibat rem blong di Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa, 22 Juli 2026. Foto: Satlantas Polres Jombang
JATIMNET.COM, Jombang – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk boks dan sejumlah pengguna jalan terjadi di Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa, 22 Juli 2026 sekitar pukul 06.30 WIB. Truk diduga mengalami rem blong hingga menabrak tiga sepeda motor dan empat pejalan kaki.
Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, lima korban lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Jombang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Nurul Iman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk boks Hino bernomor polisi B-9188-PEU melaju dari arah timur menuju barat.
"Sesampainya di lokasi kejadian, diduga sistem pengereman truk tidak berfungsi sehingga kendaraan menabrak tiga sepeda motor yang sedang berhenti di lajur kiri karena arus lalu lintas padat. Setelah itu truk oleng ke kiri dan menabrak empat pejalan kaki yang berada di tepi jalan," ujar Ipda Nurul Iman.
BACA: Kasus Kredit Lansia di Jombang Jadi Sorotan, Anggota DPRD Jatim Desak Pengusutan Transparan
Truk tersebut dikemudikan ABD (24), warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Pengemudi dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.
Dua korban meninggal dunia masing-masing berinisial MS (26), penumpang sepeda motor Honda Vario asal Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, serta POPY DM (23), seorang pejalan kaki asal Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang.
Sementara itu, lima korban lainnya mengalami luka-luka. Pengendara Honda Vario berinisial EP (32), pengendara Yamaha Vega R berinisial SBR (47), dan pengendara Honda Beat berinisial SD (59) menjalani perawatan di RSUD Jombang.
BACA: Bermula dari Kredit Rp500 Ribu, Lansia di Jombang Terjerat Hutang Bank Rp70 Juta
Adapun tiga pejalan kaki yang menjadi korban yakni R IDA (22) dirawat di RS PKU Muhammadiyah Mojoagung. Sementara SGR (36) dan MS (38) mendapatkan perawatan medis di RS Moerdjito Jombang.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi melakukan pemeriksaan terhadap kondisi teknis kendaraan, termasuk sistem pengereman, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian.
"Kasus ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang. Kami mengimbau seluruh pengemudi agar selalu memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum digunakan demi mencegah kecelakaan serupa," pungkas Ipda Nurul Iman.
