Logo

Diselipkan dalam Makanan, Paket Diduga Sabu Gagal Masuk Rutan Surabaya

Reporter:,Editor:

Selasa, 08 September 2026 03:30 UTC

Diselipkan dalam Makanan, Paket Diduga Sabu Gagal Masuk Rutan Surabaya

Petugas Rutan Kelas 1 Surabaya menggagalkan penyelundupan pakat yang diduga sabu yang diselipkan dalam makanan untuk warga binaan, Senin, 7 September 2026. Foto: Humas Rutan Kelas 1 Surabaya.

JATIMNET.COM, Surabaya – Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya menggagalkan upaya penyelundupan paket diduga sabu yang disembunyikan di dalam makanan. Narkotika tersebut hendak dibawa seorang pengunjung ke area kunjungan, Senin, 7 September 2026.

Upaya penyelundupan itu terungkap sekitar pukul 08.45 WIB saat petugas melakukan pemeriksaan di Pintu Pengamanan Utama (P2U) Rutan Kelas I Surabaya.

Seorang pengunjung perempuan berinisial SA yang hendak memasuki area layanan kunjungan dicurigai petugas karena gerak-geriknya.

Petugas kemudian melakukan pengawasan hingga SA berada di aula kunjungan. Dalam pengawasan tersebut, petugas menemukan kejanggalan pada barang bawaan yang dibawa pengunjung bersama warga binaan.

Keduanya kemudian dibawa ke Pos Kepala Regu Pengamanan (Karupam) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan itu, petugas menemukan sejumlah paket berisi kristal putih yang diduga sabu. Paket tersebut disembunyikan di dalam makanan yang dibawa untuk keperluan kunjungan.

Sabu diduga diselipkan dalam beberapa jenis makanan, yakni masakan Bali, telur, tahu, dan ikan tongkol. Petugas menemukan lima paket berukuran sedang dan satu gulungan paket kecil.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari ketelitian petugas saat memeriksa pengunjung dan barang bawaan.

“Keberhasilan ini merupakan hasil dari kewaspadaan dan ketelitian petugas dalam melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” katanya, Selasa, 8 September 2026.

Temuan tersebut kemudian diamankan. Pihak Rutan Kelas I Surabaya juga berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut.

Pengunjung perempuan tersebut bersama barang yang diduga sebagai barang bukti turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan sesuai ketentuan hukum.

Adi mengatakan pemeriksaan terhadap pengunjung dan barang bawaan akan terus diperketat untuk mencegah masuknya narkotika ke dalam rutan.

“Pemeriksaan terhadap pengunjung dan barang bawaan dilakukan secara berlapis untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan Rutan,” ujarnya.