Logo

Toko Permata di Jalan Kayoon Surabaya Terbakar

Reporter:,Editor:

Senin, 05 January 2026 05:00 UTC

Toko Permata di Jalan Kayoon Surabaya Terbakar

Petugas sedang memadamkan stan toko akik di Jalan Kayoon, Kota Surabaya yang terkabar, Senin, 5 Januari 2026. Foto: Command Center 112

JATIMNET.COM, Surabaya – Sebuah toko permata di Jalan Kayoon Nomor 58, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, terbakar, Senin pagi, 5 Januari 2026.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Sebab, kebakaran terjadi sebelum toko buka.

Kapolsek Genteng, Kompol Grandika Indera Waspada mengatakan kebakaran itu dilaporkan sekitar pukul 07.11 WIB oleh warga sekitar. Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan, unit pemadam langsung berangkat pada pukul 07.12 WIB dan tiba di tempat kejadian kebakaran sekitar pukul 07.17 WIB. Petugas segera melakukan pemadaman,” ujar Kompol Grandika.

BACA: Toko Bahan Bangunan di Bratang Surabaya Hangus Terbakar

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Rinciannya, dua unit tempur Pos Grudo, satu unit tempur Rayon 1 Pasarturi, satu unit tempur Pos Menur, satu unit tempur Poskotis TIJ, satu unit tempur Rayon 2 Tambakrejo, serta empat unit tim rescue.

“Unit Tempur Pos Grudo yang tiba pertama langsung melakukan pemadaman, sehingga api dapat dikendalikan dengan cepat dan tidak merembet ke bangunan lain,” jelasnya.

Proses pemadaman api dinyatakan aman dan padam pukul 07.24 WIB. Selanjutnya, petugas melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Situasi di lokasi dinyatakan kondusif sekitar pukul 07.54 WIB.

Menurut Kompol Grandika, objek yang terbakar merupakan stand toko permata dengan luas bangunan sekitar 3 x 5 meter, dan seluruh bagian stand tersebut terdampak kebakaran.

“Luas area yang terbakar kurang lebih 3 kali 5 meter. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik,” ungkapnya.

BACA: Sopir Diduga Mabuk, Honda Jazz Tabrak Pohon dan Terbakar di Surabaya

Ia menambahkan, kebakaran tidak menjalar ke bangunan lain karena kondisi bangunan di sisi kanan dan kiri berupa tembok bata ringan yang cukup kuat menahan rambatan api.

“Untuk bangunan di sekitarnya aman dan tidak terimbas. Kanan dan kiri stand berupa tembok permanen, sehingga api tidak menyebar,” katanya.

Hingga kini, pihak kepolisian bersama petugas terkait masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung kerugian materiil.

Kompol Grandika juga mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami mengimbau agar instalasi listrik dicek secara berkala, terutama pada bangunan usaha, untuk mengantisipasi potensi korsleting yang dapat memicu kebakaran,” pungkasnya.