Senin, 20 July 2026 07:30 UTC

Anggota Polsek Sumoroto, Kabupaten Ponorogo menunjukkan barang bukti hasil pencurian yang telah dikembalikan oleh terduga pelaku, Senin, 20 Juli 2026. Foto: Satria.
JATIMNET.COM, Ponorogo – Terduga pencuri sepeda motor di Kabupaten Ponorogo tak hanya mengembalikan kendaraan yang sebelumnya diambil tanpa izin. Ia juga meninggalkan secarik surat berisi permintaan maaf kepada pemilik motor.
Kapolsek Sumoroto Kompol Haryo Kusbintoro mengatakan, sepeda motor Yamaha Jupiter milik bocah berusia 13 tahun ditemukan di area Parkir Pasar Sumoroto dua hari setelah dilaporkan hilang.
"Setelah dua hari, pelaku mengembalikan sepeda motor di area Pasar Sumoroto. Sekuriti pasar kemudian menghubungi petugas polsek," kata Haryo, Senin, 20 Juli 2026.
Di atas sepeda motor tersebut ditemukan secarik kertas bertuliskan permintaan maaf yang diduga ditulis oleh terduga pelaku.
"Tulung Balekno motore karo sing duwe (tolong kembalikan sepeda motor ini kepada yang punya), minta maaf kalau saya kilaf, Bantarangin," demikian isi pesan yang ditinggalkan.
Selain surat tersebut, kendaraan juga dikembalikan dalam kondisi hampir utuh. Menurut ayah korban, Sutrisno, hanya pelat nomor kendaraan yang hilang.
"Yang hilang cuma plat nomor, itu saja. Kerusakan kunci T atau bagian lain tidak ada, kuncinya masih bisa diakali pakai kunci motor saya yang satunya," ujarnya.
Sutrisno mengaku bersyukur motornya telah kembali dan berharap persoalan itu dapat diselesaikan secara damai agar kendaraan tersebut segera bisa digunakan kembali oleh anaknya.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, pencurian itu terjadi pada Kamis, 16 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban yang masih berusia 13 tahun memarkir sepeda motor Yamaha Jupiter yang baru dikendarai di belakang sebuah gedung.
Kemudian, bocah tersebut meninggalkan sepeda motornya untuk melihat Kirab Budaya di Bantarangin, Kecamatan Kauman.
Sekitar pukul 15.30 WIB event budaya itu selesai. Korban akhirnya bermaksud pulang ke rumah. Langkah kakinya kembali ke belakang sebuah gedung untuk mengambil sepeda motor yang diparkir di sana.
Namun, di lokasi yang dikira aman, sepeda motor korban telah raib. Ia panik dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sumoroto.
