Logo

Kecelakaan Motor Beruntun di Probolinggo, Lima Orang Terluka

Reporter:,Editor:

Kamis, 03 September 2026 13:00 UTC

Kecelakaan Motor Beruntun di Probolinggo, Lima Orang Terluka

Sepeda motor yang terlibat kecelakaan beruntun di A.A Maramis, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo ringsek, Kamis, 3 September 2026. Foto: Zulalif.

JATIMNET.COM, Probolinggo – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan A.A. Maramis, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Kamis, 3 September 2026. Peristiwa tersebut melibatkan lima sepeda motor dan mengakibatkan lima orang terluka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota Aipda Muhammad Taufik Rahardian mengatakan, kecelakaan diduga dipicu kelalaian pengendara saat melakukan manuver menyalip di tengah kondisi lalu lintas yang relatif padat.

Kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Grand N-6564-OD yang dikendarai Farel Zainuri Afianto, 17 tahun, bersama penumpangnya Muhammad Angelo, 16 tahun, melaju dari utara menuju selatan.

Setibanya di lokasi kejadian, Farel berusaha menyalip sepeda motor Yamaha Vega N-4891-RJ. “Mereka mencoba menyalip Yamaha Vega N-4891-RJ,” kata Aipda Taufik.

Namun, saat menyalip, Honda Grand diduga tidak memiliki ruang gerak yang cukup hingga bersenggolan dengan Yamaha Vega. Pengendaranya kemudian kehilangan kendali.

Honda Grand bergerak ke kanan dan menabrak tiga sepeda motor dari arah berlawanan, yakni Honda Beat N-6986-RH yang dikendarai Ningrum Setia Pambudi, 27 tahun, Honda PCX N-2274-QN yang dikendarai Yoki Indrafajar, serta Yamaha Mio Soul N-5090-QJ yang dikendarai seseorang berinisial MR.

Lima orang mengalami luka dalam kecelakaan tersebut. Mereka adalah Farel Zainuri Afianto, Muhammad Angelo, Muhammad Fikri Albar, 17 tahun, Muhammad Lucky Mandala Putra, 16 tahun, dan Ningrum Setia Pambudi, 27 tahun.

Seluruh korban dievakuasi ke RSUD Dr. Moch. Saleh Kota Probolinggo untuk mendapatkan perawatan.

Aipda Taufik mengatakan, berdasarkan penanganan awal, kecelakaan diduga kuat terjadi akibat kelalaian pengendara Honda Grand saat melakukan manuver menyalip.

“Sementara ini, penyebab utamanya diduga karena kelalaian pengendara Honda Grand saat melakukan manuver menyalip,” ujarnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan serta mendata seluruh pihak yang terlibat.