Logo

Terpeleset Saat Ambil Air Wudhu, Perempuan di Ponorogo Selamat Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 15 Meter

Reporter:,Editor:

Selasa, 23 June 2026 07:28 UTC

Terpeleset Saat Ambil Air Wudhu, Perempuan di Ponorogo Selamat Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 15 Meter

Petugas BPBD Ponorogo saat berusaha untuk mengangkat korban dari dasar sumur. Foto: Satria

JATIMNET.COM, Ponorogo – Seorang perempuan bernama Indana (52), warga Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, berhasil diselamatkan setelah terjatuh ke dalam sumur gali sedalam sekitar 15 meter, Selasa siang, 23 Juni 2026.

Insiden tersebut terjadi saat korban beraktivitas di sekitar sumur yang berada di lingkungan rumahnya. Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkan peristiwa tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, mengatakan korban diduga kehilangan keseimbangan saat mengambil air menggunakan timba.

“Korban diduga terpeleset saat mengambil air dari sumur. Kedalaman sumur sekitar 15 meter dan korban jatuh hingga ke dasar sumur,” kata Agung.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas BPBD langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi penyelamatan. Bersama warga setempat, tim melakukan proses evakuasi dengan peralatan yang tersedia hingga akhirnya korban berhasil diangkat dari dasar sumur dalam kondisi sadar.

BACA: Libur Sekolah, Polres Ponorogo Perketat Razia Balap Liar 

Proses penyelamatan berlangsung cukup menegangkan karena korban berada di dasar sumur yang berisi air. Namun, berkat respons cepat petugas dan bantuan warga sekitar, evakuasi dapat dilakukan dengan aman.

Setelah berhasil dievakuasi, korban segera dibawa ke Puskesmas Setono untuk menjalani pemeriksaan medis dan memastikan kondisi kesehatannya.

“Secara umum kondisi korban dalam keadaan selamat. Tidak ditemukan luka serius, hanya beberapa lecet pada bagian kaki dan keluhan kaku akibat terlalu lama berada di dalam air,” jelas Agung.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga berdatangan ke lokasi dan turut membantu proses penanganan sebelum petugas BPBD tiba.

BACA: Larungan Telaga Ngebel Meriah, Tumpeng Ikan Nila 300 Kilogram Jadi Rebutan Ribuan Warga 

Salah seorang warga, Fatma Aunatullah, mengatakan korban sebelumnya diketahui hendak mengambil air menggunakan timba yang biasa digunakan sehari-hari untuk kebutuhan rumah tangga.

Menurut Fatma, warga awalnya tidak menyadari adanya kecelakaan tersebut. Mereka baru curiga setelah mendengar suara keras dari arah belakang rumah yang diduga berasal dari sumur.

“Awalnya terdengar suara benda jatuh ke dalam sumur. Setelah dicek, ternyata ada suara minta tolong dari dalam. Warga kemudian mendekat dan mengetahui korban sudah berada di dalam sumur,” tutur Fatma.

Beruntung, suara teriakan korban dapat didengar warga sehingga pertolongan segera diberikan. Kecepatan respons masyarakat dan petugas BPBD menjadi faktor penting yang membuat korban berhasil diselamatkan tanpa mengalami cedera serius.