Senin, 02 February 2026 10:30 UTC

Para tersangka kasus pesta gay di Surabaya langsung digelandang ke Rutan Kelas I Surabaya usai pelimpahan tahap kedua di KejaksaanNegeri Surabaya, Kamis, 8 Januari 2026. Foto: Januar.
JATIMNET.COM, Surabaya – Kasus pornografi dalam pesta seks oleh komunitas gay mulai masuk ke persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Sidang perdana terhadap 34 terdakwa perkara ini digelar Senin, 2 Februari 2026. Hanya saja, jadwal sidang dengan agenda dakwaan tersebut terpaksa ditunda. Sebab, terkendala administrasi tentang status penahanan para terdakwa.
“Seharusnya sidang hari ini dilaksanakan, namun ditunda karena para tahanan belum bisa dikeluarkan dari lembaga pemasyarakatan (rutan),” kata Humas PN Surabaya Pujiono saat dikonfirmasi.
Hingga jadwal sidang tiba, menurutnya, pihak Rumah Tahanan Kelas I Surabaya atau lebih dikenal dengan sebutan Medaeng menyatakan belum menerima surat penetapan penahanan para terdakwa dari majelis hakim.
Sementara, pihak PN Surabaya mengaku telah mengirimkan penetapan penahanan tersebut. “Pihak lapas (rutan) menyampaikan belum menerima secara fisik,” ujar Pujiono.
BACA: Kejari Surabaya Titipkan Penahanan Para Tersangka Kasus Pesta Seks Gay di Rutan Medaeng
Akibat perbedaan pendapat tersebut, majelis hakim akhirnya menunda sidang hingga Senin pekan depan, 9 Februari 2026. Tujuannya, agar seluruh administrasi penahanan dapat diselesaikan dan para terdakwa dapat dihadirkan ke persidangan.
Kasus pornografi dalam pesta seks oleh komunitas gay ini bermula dari penggerebekan yang dilakukan oleh gabungan petugas Satuan Samapta (Satsamapta) Polrestabes Surabaya bersama Polsek Wonokromo.
Penggerebekan dilakukan setelah aparat menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di salah satu kamar hotel di kawasan Jalan Ngagel, Surabaya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, mendapati sejumlah pria tengah berkumpul di dalam kamar hotel dengan kondisi yang menguatkan dugaan adanya pesta seks sesama jenis.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan puluhan pria yang diduga terlibat dalam kegiatan tersebut. Para peserta pesta seks tersebut diketahui berasal dari berbagai daerah, antara lain Surabaya, Sidoarjo, Malang, hingga Bandung.
