Tawale, Surga Tersembunyi di Maluku Utara

David Priyasidharta

Sabtu, 20 April 2019 - 09:31

JATIMNET.COM, Jakarta - Gugusan Pulau Tawale menjadi magnet baru bagi wisatawan mancanegara maupun domestik yang hendak singgah ke Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Destinasi wisata ini berada di Pulau Kasiruta, Desa Marikuso, Kecamatan Kasiruta Timur.

Ini baru satu dari seribu destinasi yang menakjubkan untuk dijamah. Sebagian orang menyebut gugusan pulau Tawale ini sebagai surga tersembunyi. Tak salah menyebut demikian, katena destinasi ini memiliki bentangan alam yang indah dan keunikan tersendiri.

Tawale memiliki beberapa sebaran pulau-pulau kecil di sekitarnya. Dilihat dari tipe ekosistem, gugusan pulau Tawele merupakan pulau yang terbentuk dari batu karang dan memiliki hutan yang masih perawan.

BACA JUGA: The Canopi Bintan, Mencecap Konsep Nomadic Tourism Kepulauan Riau

Dijamin siapa pun pasti tergoda jika menginjakkan kaki di destinasi ini. Air lautnya terlihat begitu jernih dan menyegarkan. Hal ini membuat hamparan terumbu karang dengan aneka biota lautnya terlihat dengan sangat jelas, bahkan dengan mata telanjang.

Saking indahnya, gugusan kepulauan Tawale membuat banyak wisatawan yang merupa samakan Kepulauan Tawale dengan Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat.

Pulau Tawale diyakini akan menjadi destinasi baru yang akan memanjakan wisatawan. Apalagi akses ke sana mudah ditempuh. Dari Pulau Bacan, wisatawan bisa mengakses dengan menumpangi atau menyewa sped boat dari pelabuhan Labuha.

Jarak dari Labuha ke Tawale bisa ditempuh dengan waktu 1,5 jam perjalanan. Dan pastinya sepanjang perjalanan wisatawan dijamin tidak akan bosan. Karena wisatawan akan dimanjakan oleh indahnya gugusan pulau di Halmahera Selatan.

BACA JUGA: Menapak Puncak Tambora, Menikmati Kaldera

Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya, Malut merupakan gerbang surga bahari Indonesia Timur. Bentang alamnya luar biasa indahnya. Dan itu dibalut dengan keunikan budayanya. Siapa pun pasti betah berlama-lama berwisata di Malut. Dan pastinya wisatawan bakal ketagihan untuk kembali lagi.

"Soal destinasi di Malut saya sudah tidak ragu. Sudah pasti keren, meski harus terus dikembangkan. Malut itu gerbang bahari Indonesia Timur. Surga bahari Indonesia," katanya dalam laman Kementerian Pariwisata.

Tentunya langkah pengembangannya juga didukung promosi yang gencar. "Kami sadari potensi wisata yang kami miliki sangat luar biasa. Baik itu alam maupun budaya, terlebih wisata baharinya. Semuanya unik dan menarik untuk dieksplorasi," kata Arief Yahya.

Baca Juga

loading...