STUNTING menjadi persoalan serius banyak negara. Masalah keterlambatan tumbuh-kembang anak karena kurang asupan gizi ini tak sekadar jadi urusan kesehatan. Tapi juga kesempatan meningkatkan perekonomian sekaligus persaingan bangsa di kancah dunia. 

Sebuah riset menunjukan tingkat stunting nasional kita mencapai 37 persen. Artinya, 1 dari 3 anak di Indonesia mengalami keterlambatan tumbuh-kembang. Meski di Jawa Timur tingkat stunting lebih rendah (26 persen), pemerintah berharap angkanya turun hingga di bawah 20 persen. 

Ada sejumlah kiat agar tingkat stunting berkurang. Dari menjaga asupan gizi bagi hamil hingga meningkatkan kualitas air bersih dan sanitasi.