Logo
Terlalu sering mencuci malah berpotensi merusak. Apalagi dengan deterjen biasa.

Simak Tip Merawat Jaket Hujan Agar Tak Cepat Rusak

Reporter:

Sabtu, 12 January 2019 01:29 UTC

Simak Tip Merawat Jaket Hujan Agar Tak Cepat Rusak

Ilustrasi jaket hujan. Pixabay.

JATIMNET.COM, Surabaya – Musim hujan telah tiba. Sedia jaket hujan menjadi agenda wajib bagi pengendara motor dan Anda yang gemar beraktivitas di luar ruangan.

Jaket hujan, ada yang menyebut jas hujan, lazim terbuat dari bahan berpori kecil. Itu agar kelembapannya terjaga, keringat pemakainya pun bisa menguap dengan mudah. Embun keringat yang tak menguap membuat jaket bau apak.

Tapi berbeda dengan bahan pakaian lain, permukaan luar jaket hujan terlapisi bahan tambahan. Mengutip dari Timberland, bahan itu disebut “Durable Water Repellent”. Bahan inilah yang melindungi jaket agar tak tertembus air.

DWR mencegah air tertahan di permukaan kain. Hampir semua jaket hujan permukaannya terlapisi bahan ini. Baik model windbreaker, parka, maupun anorak.

BACA JUGA: Makanan Khas Yang Wajib Disantap Saat Berkunjung Ke Surabaya

Karena sifatnya kedap air, banyak orang menyangka jaket hujan tak perlu dicuci. Anggapan itu sedikit benar, karena memang bahan khususnya membuat pakaian ini tak bisa diperlakukan laiknya baju kebanyakan. Tapi jaket hujan tetap harus dibersihkan dan dirawat agar tak kotor dan berbau.

Ada beberapa tip merawat jaket hujan. Setelah mengenali bahan utamanya, kini saatnya mencegah jaket tak “wet out”.

Apa itu wet out? Jaket yang sering dipakai akan terpapar panas, hujan, keringat, minyak kulit, dan kotoran lain. Itu membuat lapisan DWR perlahan luntur. Akibatnya, jaket hujan mudah lembab dan air gampang menembus permukaannya. Inilah yang disebut wet out.

Agar tak cepat wet out, berhati-hatilah saat mencuci. Bacalah panduan pencucian yang tertera di label jaket.

BACA JUGA: Asal Usul: Dari Cawat Lalu Celana Dalam

Jangan pula terlalu sering mencuci jaket hujan. Apalagi dengan menggunakan sembarang deterjen karena kandungan kimianya terlalu keras bagi DWR. Sehingga lapisan khusus itu mudah luntur.

Agar kotoran tak mengendap, sebaiknya Anda mengelap jaket dengan kain bersih setelah memakainya. Angin-anginkan sejenak untuk menghilangkan lembab.

Terakhir, jika lapisan DWR di jaket hujan Anda terlanjur luntur, ada cara untuk mengembalikannya. Ada cairan khusus yang disemprotkan ke permukaan jaket agar fungsi kedap airnya kembali seperti semula.

Tapi, selama jaket Anda berfungsi normal, rawatlah sebaik mungkin. Bukankah menjaga lebih baik daripada “mengobati”.