Siarkan Video Mesum dengan Anak, Laki-laki Blitar Dibekuk Polisi

Polisi kini memburu pihak yang mengunggah videonya di media sosial.
Yosibio

Jumat, 17 Mei 2019 - 08:55

JATIMET.COM, Blitar -  Yudis Siswo Putro 23, mengajak kekasihnya SR yang masih dibawah umur, berbuat mesum, dan disiarkan langsung melalui aplikasi Gogo Live. Akibatnya, Yudispun diciduk petugas satreskrim Polres Blitar, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Setelah menjalani pemeriksaan dua hari, Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Blitar akhirnya menetapkan warga Dusun Krajan, Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan sebagai tersangka pembuat dan penyebar konten pornografi.

Sebabnya, fotografer amatir itu menyiarkan secara langsung video mesum dengan kekasihnya (SR), melalui aplikasi Gogo Live.

Saat pers rilis di Mapolres Blitar, Kamis 16 Mei 2019, Yudis mengakui semua perbuatanya.

BACA JUGA: Dicatut Netizen di Media Sosial, Guru Sukabumi Lapor Polisi

Pemuda ini mengatakan sengaja membuat video tak senonoh itu, atas dasar suka sama suka dengan sang kekasih, untuk membuktikan rasa cinta.

"Saya mau kerja ke luar kota, dia juga mau kerja, takutnya kalau berjauhan kita sama-sama selingkuh. Akhirnya kita membuat video itu untuk bukti cinta," ungkap Yudis kepada wartawan di Mapolres Blitar.

Yudis secara terang-terangan mengaku, menyiarkan langsung adegan cabul itu secara sadar, di apliksi yang berjaringan dengan luar negeri ini.

Saat live, tercatat ada sekitar 28 orang yang menonton aksi mesum Yudis dan kekasihnya SR.

BACA JUGA: India Blokir Tiktok Karena Sebarkan Video Porno

Dengan cepat, video berdurasi 57 detik itu, kemudian menyebar di berbagai media sosial, hingga ke sebuah situs porno.

"Saya pengen aja live aja. Tapi sungguh saya nggak nyebarin ke media sosial," ungkap Yudis.

Sementara, Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengatakan, kemungkinan video itu diunggah ke media sosial dan situs porno, oleh orang yang menonton video live berdurasi kurang semenit itu.

Kini pihaknya tengah memburu pelaku, yang mengunggah video ke medsos dan situs porno.

BACA JUGA: Film Dewasa Sebabkan Aksi Asusila Dua Remaja

"Yang meng-upload akan kami cari. Dari sana nanti akan ketahuan, apakah si pengupload ini, mendapatkan keuntungan atau tidak," imbuh Anisullah.

Pihak kepolisian menjerat pembuat video dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 82 Undang-undang RI (UU RI) No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak atau Pasal 29 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi atau Pasal 282 ayat (1) KUH Pidana. Tersangka Yudis terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga

loading...