Sakit, Romahurmuziy Rawat Inap di RS Polri

Hari Istiawan

Sabtu, 1 Juni 2019 - 20:56

JATIMNET.COM, Jakarta - Tersangka kasus suap seleksi jabatan di Kementerian Agama Romahurmuziy alias Rommy kembali dibantarkan penahanannya di Rumah Sakit Polri Jakarta Timur sejak Jumat 31 Mei 2019.

"RMY (Romahurmuziy) kembali mengeluh sakit dan setelah dibawa ke RS Polri, sesuai dengan diagnosa dokter di sana dibutuhkan rawat inap sehingga RMY kembali dibantarkan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Sabtu 1 Juni 2019.

Sebelumnya, KPK pada Jumat 24 Mei 2019 sempat memeriksa Rommy di gedung KPK Jakarta setelah sebelumnya sempat dibantarkan penahanannya di RS Polri.

BACA JUGA: KPK Nyatakan Rommy Mengeluh Sakit

Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pernah dibantarkan penahanannya di RS Polri selama satu bulan sejak Selasa 2 April 2019 dan baru kembali ke Rutan Cabang KPK pada Kamis 2 Mei 2019.

Selanjutnya, Rommy kembali dibantarkan penahanannya di RS Polri Jakarta Timur sejak Senin 13 Mei 2019 malam dan kembali ke Rutan Cabang KPK pada Rabu 15 Mei 2019.

KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019. Diduga sebagai penerima, yakni Rommy.

BACA JUGA: KPK Buka Kemungkinan Periksa Rommy di Rumah Sakit

Sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Untuk Muafaq dan Haris saat ini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Sidang perdana terhadap keduanya telah digelar pada Rabu 29 Mei 2019. Sementara untuk tersangka Rommy saat ini masih dalam proses penyidikan di KPK.(ant)

Baca Juga

loading...