KPK Nyatakan Rommy Mengeluh Sakit

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Kamis, 9 Mei 2019 - 18:39

JATIMNET.COM, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa tersangka kasus suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama Romahurmuziy alias Rommy kembali mengeluh sakit.

“Kemarin pemeriksaan terhadap RMY (Romahurmuziy) tidak jadi dilakukan karena yang bersangkutan kembali mengeluh sakit, sehingga pemeriksaan tidak jadi dilakukan. Selanjutnya kami memeriksa saksi Menteri Agama yang kemarin sudah hadir," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Kamis 9 Mei 2019.

Febri pun memastikan bahwa Rommy tidak harus kembali menjalani perawatan di rumah sakit.

“Sebelumnya tidak ada informasi tersebut, jadi hanya keluhan sakit dan kami pandang sampai saat ini masih bisa ditangani di KPK. Jadi, tidak ada pembantaran,” ungkap Febri.

BACA JUGA:

Untuk diketahui, sebelumnya tersangka Rommy juga telah dibantarkan penahanannya di RS Polri Jakarta Timur selama hampir satu bulan karena sakit.

KPK, pada Rabu 8 Mei 2019 juga telah memeriksa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sebagai saksi untuk tersangka Rommy.

Terkait pemeriksaan Lukman, KPK mendalami empat hal. Pertama, mengonfirmasi Lukman terkait penerimaan uang Rp 10 juta dari Haris Hasanuddin sebagai kompensasi atas terpilihnya sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

Kedua, KPK mengonfirmasi Lukman soal temuan uang di laci meja saat penggeledahan di ruang kerja yang bersangkutan.

Selanjutnya, penyidik juga mengonfirmasi keterangan Lukman soal kewenangannya terkait proses seleksi jabatan tinggi di Kementerian Agama. Terakhir, penyidik menggali informasi mengenai apakah ada komunikasi atau pertemuan antara saksi dengan tersangka, Rommy.

BACA JUGA:

KPK tidak menutup kemungkinan untuk kembali memeriksa Lukman terkait kasus suap jabatan di Kemenag tersebut.

“Kalau dibutuhkan pemeriksaan terhadap Menteri Agama ataupun saksi yang lain untuk memperdalam beberapa hal, maka akan kami panggil kembali,” ucap Febri.

KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019.

Diduga sebagai penerima Romahurmuziy. Sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS).

Baca Juga

loading...