Qualcom Memenangkan Sengketa Paten Melawan Apple

Dyah Ayu Pitaloka

Rabu, 17 April 2019 - 15:33

JATIMNET.COM, Surabaya – Qualcom Inc mendapatkan kemenangan besar dalam sengketa melawan Apple, yang telah berlangsung selama dua tahun terakhir, pada Selasa 16 April 2019. Keputusan itu disampaikan di pengadilan federal San Diego.

Penyelesaian sengketa menetapkan sejumlah keputusan, yaitu meminta iPhone untuk kembali menggunakan chip modem Qualcomm, dan menegaskan tentang lisensi paten selama enam tahun beserta pembayaran yang harus dilakukan Apple pada Qualcomm, tanpa disebutkan besarannya, dikutip dari Reuters, Rabu 17 April 2019.

Saham Qualcomm melonjak 23 persen di angka USD 70.45, dalam perdagangan reguler, dan mencatatkan hasil tertinggi selama 19 tahun, sebelum kemudian ditutup di angka USD 75.25.

“Ini kemenangan besar bagi Qualcomm,” kata Christopher Rolland, analis dari Kelompok Finansial Susquehanna.

BACA JUGA: Sengketa Paten Apple dan Qualcomm

Penyelesaian itu diduga mampu mengembalikan posisi penting Qualcomm, seperti di awal 2010, ketika pabrikan ini mendominasi masa transisi menuju teknologi jaringan 4G, serta mendapatkan peningkatan pendapatan secara dramatis.

Qualcomm dan Apple tidak mengatakan kapan perjanjian baru ini akan mulai berjalan.

Namun, penyelesaian itu dianggap membantu Apple dalam perang melawan Samsung Electronics Co Ltd dan pabrikan ponsel lain yang telah menggunakan teknologi 5G.

Sebab, keputusan itu akan membuat Apple berpaling kembali ke Qualcomm, sebagai suplier chip modem 5G mereka.

BACA JUGA: India Blokir Tiktok Karena Sebarkan Video Porno

Sementara, Intel Corp, suplier chip modem Apple selama bersengketa dengan Qualcomm, belum merencakan mengembangkan chip modem 5G, hingga tahun depan.

Analis dari Bernstein, Stacy Rasgon mengatakan, jika Apple akan kembali ke Qualcomm, untuk mendapatkan pasokan chip modem 5G nya.

Meskipun, hal itu tidak otomatis membuat Qualcomm menjadi suplier tunggal Apple.

Sebab, pada kesaksikan seorang eksekutif Apple, dalam persidangan antara pengadilan komisi perdagangan federal AS dan Qualcomm, di Januari, tersebut  jika Apple memiliki kebijakan untuk mencari lebih dari satu suplier.

BACA JUGA: Gaji Pertama CEO Twitter Ternyata Hanya Rp 19 Ribu

Bahkan, selama sidang itu, eksekutif Apple mengatakan jika mereka telah mengadakan sejumlah pembicaraan dengan Samsung dan Mediatek Inc, tentang kemungkinan menggunakan modem 5G buatan mereka, di tahun 2019.

Tahun ini Appple juga telah meningkatkan upaya insinyur modem mereka, ke dalam sebuah kelompok yang sama, untuk mengerjakan chip sendiri. Hal itu menjadi tanda jika Apple sedang serius mengembangkan modem sendiri.

Sebelumnya, pertikaian dua pabrikan raksasa ini bermula dari tuduhan Apple, jika Qualcomm mengantongi paten ilegal, untuk mempertahankan monopoli, atas chip modem yang menghubungkan ponsel dengan jaringan data.

Sementara, Qualcomm mengatakan jika Apple telah menggunakan teknologinya, tanpa membayar kepada mereka.

BACA JUGA: Parlemen Prancis Tetapkan Pajak 3 Persen untuk Raksasa Teknologi

Selama berkonflik, Apple kemudian menggandeng Intel Corp sebagai penyuplai tunggal modem chip mereka.

Namun, Intel mengatakan jika mereka keluar dari bisnis chip modem 5G, beberapa jam setelah putusan penyelesaian dibacakan.

Pada Selasa, Intel mengatakan akan memfokuskan pengembangan teknologi 5G di gawai lain, seperti gawai jaringan.

Keputusan itu berdampak pada peningkatan saham Intel sebesar 2,7 persen di harga USD 58,25 dalam beberapa jam. Sedangkan saham Apple nyaris tak berubah pada tempo yang sama.

BACA JUGA: Intel Patenkan Ponsel Lipat Pertamanya

“Saham Intel tidak turun karena modem mewakili porsi kecil dalam pendapatan Intel,” kata Patrick Moorhead dari Moor Insight &Strategy.

Baca Juga

loading...